PANGKALPINANG, YTKNews.id — Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kekebalan tubuh anak usia sekolah, pihak Puskesmas Pangkalbalam menggelar kegiatan sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bersama para orang tua dan wali murid pada Kamis, 30 Juli 2026. Sosialisasi yang berlangsung secara interaktif ini difokuskan kepada orang tua siswa kelas 1, 2, 5, dan 6. Kehadiran tim medis dari Puskesmas disambut hangat oleh pihak sekolah dan para orang tua yang antusias memahami pentingnya perlindungan kesehatan bagi putra-putri mereka.
Dalam pemaparannya, tim kesehatan Puskesmas menjelaskan secara rinci jenis-jenis vaksinasi yang akan diberikan beserta manfaat jangka panjangnya bagi tumbuh kembang anak, di antaranya vaksin Difteri dan Tetanus (DT/Td) serta vaksin Human Papillomavirus (HPV).
- Vaksin Difteri dan Tetanus (DT/Td): Diberikan kepada siswa kelas 1 (DT) serta kelas 2 dan 5 (Td). Imunisasi lanjutan ini sangat krusial untuk memperkuat kekebalan tubuh yang mulai menurun seiring bertambahnya usia guna mencegah penyakit tenggorokan berat (difteri) dan infeksi akibat luka (tetanus).
- Vaksin Human Papillomavirus (HPV): Diberikan khusus kepada siswa perempuan kelas 5 dan 6. Edukasi mendalam diberikan mengenai pentingnya pencegahan dini kanker leher rahim (serviks) sejak usia sekolah, ketika efektivitas pembentukan antibodi berada pada tingkat paling optimal.
“Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Melalui program BIAS ini, kita tidak hanya melindungi anak-anak kita dari risiko penyakit berbahaya hari ini, tetapi juga berinvestasi untuk kesehatan mereka di masa depan,” ungkap perwakilan tim medis Puskesmas dalam sesi edukasi.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga membuka ruang dialog interaktif. Pihak Puskesmas memberikan pemahaman mengenai Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) yang relatif ringan dan wajar, sekaligus meluruskan berbagai mitos seputar vaksinasi yang kerap memicu kekhawatiran orang tua.
Kepala SD Santo Paulus 2, Theresia Dwi Ambarwati, yang akrab disapa Bu Ambar, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi aktif antara pihak Puskesmas dan sekolah. Sinergi ini diharapkan dapat membangun persepsi yang sama antara pihak sekolah dan orang tua sehingga pelaksanaan BIAS mendatang dapat berjalan lancar dengan cakupan imunisasi yang maksimal.”Kami berharap orang tua mendukung kegiatan BIAS untuk anak-anak kita dengan memastikan mereka berada dalam kondisi sehat saat hari pelaksanaan imunisasi tiba,” ujar Ambar.
Koordinator: Riana
