Pangkalpinang, YTKNews.id — Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 SMP Santa Theresia akhirnya ditutup dengan misa syukur dan nganggung bersama. Hari istimewa yang jatuh pada 1 Oktober ini diikuti dengan antusias oleh seluruh warga sekolah dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.
Setelah perayaan misa syukur selesai, seluruh murid, bapak dan ibu guru, serta tenaga kependidikan kembali ke sekolah untuk mengikuti perayaan pesta kelas melalui kegiatan nganggung bersama. Sebelum kegiatan makan bersama dimulai, acara diawali dengan pengumuman pemenang lomba Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) dan lomba yel-yel yang telah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya.
Adapun rangkaian lomba dalam rangka memperingati BKSN meliputi lomba mazmur, membaca Kitab Suci, paduan suara, dan membuat majalah dinding (mading). Sementara itu, lomba yel-yel diikuti oleh setiap kelas dengan tema yang disesuaikan dengan karakter masing-masing. Para pemenang menerima apresiasi atas usaha dan kreativitas yang telah mereka tunjukkan selama perlombaan berlangsung.
Usai pengumuman pemenang lomba, para murid diarahkan untuk kembali ke kelas masing-masing guna mengikuti kegiatan makan bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang SMP Santa Theresia dalam dunia pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, setiap kelas juga mendapat kunjungan dari bapak dan ibu guru serta karyawan yang bukan wali kelas mereka. Para guru dan karyawan tersebut telah dibagi untuk mengunjungi kelas-kelas yang berbeda.
Kegiatan makan bersama berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Para murid tampak menikmati hidangan yang telah disediakan sambil berbincang dan merayakan momen istimewa bersama teman-teman sekelas.
Selain menyediakan makanan utama berupa nasi dan lauk-pauk, setiap kelas sebelumnya telah berdiskusi untuk menentukan makanan dan minuman yang akan dibawa sebagai pelengkap perayaan syukur. Ada yang membawa kue, jajanan pasar, minuman segar, dan berbagai makanan ringan lainnya yang semakin menambah semarak suasana kebersamaan di setiap kelas. Bahkan, ada orang tua murid yang turut mengundang penjual bakso beserta gerobaknya sehingga para murid dapat menikmati bakso bersama-sama.
“Anak-anak sangat bersemangat untuk berpesta di kelas. Dana kontribusi untuk konsumsi dari sekolah kami gunakan untuk membeli makanan berat, dan anak-anak berinisiatif membuat puding cokelat untuk dinikmati bersama,” ungkap Marcelina Sandra Dewi, salah satu wali kelas VII.
Kegiatan ini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan karena menambah kenangan indah dan mempererat kebersamaan dalam perayaan HUT ke-75 SMP Santa Theresia. Melalui perayaan ini, SMP Santa Theresia tidak hanya memperingati usia sekolah yang telah mencapai 75 tahun, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan di antara seluruh warga sekolah.
Diharapkan, semangat sukacita dan kebersamaan yang tercermin dalam perayaan ini dapat terus mendorong SMP Santa Theresia untuk berkembang serta memberikan pendidikan terbaik bagi para murid pada masa mendatang.
Kontributor: Rectoverso (Tim Jurnalistik)
