Home » Irama Ceria Banana Cha Cha Bangkitkan Semangat Pagi di Lapangan SD Hilarius

Irama Ceria Banana Cha Cha Bangkitkan Semangat Pagi di Lapangan SD Hilarius

oleh humas YTK

Parittiga, YTKNews.id — Irama riang lagu Banana Cha Cha mendadak menggema dan mengubah suasana di lapangan SD Hilarius, Kamis (10/9/2026) pagi. Begitu musik senam usai dan para murid menyeka keringat, nada-nada lincah itu langsung memancing perhatian seluruh warga sekolah untuk merapat mengelilingi panggung terbuka dalam gelaran rutin pentas kelas Kamis pagi.

Hari ini, giliran tujuh murid mungil dari kelas 1A yang mengambil alih panggung. Dengan gerak tubuh yang lincah dan wajah polos penuh tawa, ketujuh murid ini membawakan tarian beriringan lagu Banana Cha Cha yang mengundang tepuk tangan riuh dari para guru serta kakak kelas.

Wali kelas 1A, Ma’am Wiwin, mengungkapkan alasan di balik pemilihan lagu tersebut. “Gerakannya simpel dan gerakan tariannya mudah diingat oleh anak-anak,” tuturnya.

Proses latihan yang intens pun membuahkan hasil manis. Nique, salah satu anggota kelompok tari dari kelas 1A, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. “Sangat senang bisa menari di depan teman-teman dan guru,” ungkap Nique dengan polos. Ia menceritakan bahwa mereka telah bersiap cukup matang, “Latihan sekitar kurang lebih satu minggu.”, jelasnya.

Meski tampil percaya diri, momen mendebarkan sekaligus seru tetap dirasakan para penari cilik ini. Shiera, murid kelas 1A lainnya, membagikan kesan uniknya selama berlatih hingga naik panggung. Menurut Shiera, bagian paling seru adalah saat gerakan terakhir seperti membentuk formasi. Namun, latihan yang relatif singkat sempat membuat momen tersebut terasa mendebarkan. “Sangat singkat latihannya,” ujar Shiera sambil tersenyum.

Pentas kelas yang digelar konsisten setiap Kamis pagi ini menjadi wadah sederhana namun bermakna bagi SD Hilarius. Selain menghibur, ajang ini terbukti efektif memupuk rasa percaya diri serta melatih keberanian siswa sejak dini sebelum masuk ke kelas untuk memulai kegiatan belajar.

Kontributor: Lea Wulan

 

 

Anda mungkin juga suka