Mentok, YTKNews.id— Berbicara di depan umum kerap menjadi tantangan tersendiri bagi banyak remaja. Namun, suasana berbeda terlihat di Ruang Seni SMP Santa Maria Mentok pada Jumat pagi. Sebanyak 57 calon pengurus OSIS periode 2026-2027 berkumpul dengan raut wajah penuh semangat, siap menyerap ilmu kepemimpinan dan komunikasi.
Hari itu, sekolah menggelar sesi pembekalan khusus bertajuk Pelatihan Public Speaking dan Personal Branding. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi bersama pengurus OSIS SMK Bina Karya 2 Mentok sebagai langkah awal melatih kesiapan mental para calon pemimpin muda sebelum resmi menjalankan tugas organisasi.
Hadir sebagai narasumber utama, Agung Purnama—Pembina OSIS SMK Bina Karya 2 Mentok yang juga merupakan seorang praktisi komunikasi publik dan personal branding. Agung mengungkapkan alasannya memilih SMP Santa Maria sebagai tempat berbagi ilmu pertama dalam rangkaian program pembekalan ini.
“SMP Santa Maria Mentok sengaja kami pilih menjadi sekolah pertama yang kami kunjungi karena siswa-siswi di sini terkenal sangat aktif, kritis, dan punya antusiasme tinggi. Potensi besar ini akan semakin luar biasa jika ditunjang dengan kemampuan komunikasi publik dan personal branding yang kuat,” ujar Agung di sela-sela kegiatan.
Dengan gaya penyampaian yang energik dan interaktif, Agung mengajak para peserta memahami bahwa komunikasi bukan sekadar menyampaikan kata-kata, melainkan seni membangun hubungan dan menyampaikan pesan yang berdampak.
Sejak awal sesi, antusiasme para siswa SMP Santa Maria Mentok terpancar jelas. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan, tetapi aktif bertanya, mencatat poin-poin penting, hingga berani maju ke depan saat diminta memperagakan teknik olah vokal, gestur tubuh, dan cara mengatasi rasa gugup.
“Awalnya ragu dan sedikit takut untuk tampil di depan banyak orang. Tapi setelah ikut latihan ini, saya jadi paham kalau percaya diri itu bisa dipelajari dan dilatih,” ungkap salah satu calon pengurus OSIS penuh semangat.
Dalam pemaparannya, Agung Purnama juga menekankan pentingnya personal branding bagi seorang pengurus organisasi. Menurutnya, karakter dan citra positif seorang pemimpin akan terlihat jelas dari cara ia berkomunikasi dan bersikap sehari-hari.
Sesi pembekalan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan simulasi singkat menyampaikan gagasan di depan forum. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh kerap terdengar saat para peserta saling memberikan dukungan kepada teman-temannya yang tampil.
Melalui pelatihan ini, pihak sekolah berharap 57 calon pengurus OSIS SMP Santa Maria Mentok tidak hanya siap secara administrasi dan program kerja, tetapi juga memiliki kepercayaan diri yang kokoh untuk menjadi teladan serta pembawa suara bagi seluruh siswa di sekolah.
Kontributor: Suwito
