Home » SMP Santa Theresia Awali Perayaan 75 Tahun dengan Temu Kangen Alumni Lintas Generasi

SMP Santa Theresia Awali Perayaan 75 Tahun dengan Temu Kangen Alumni Lintas Generasi

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id – Kehangatan dan nostalgia mewarnai Temu Kangen Alumni Lintas Generasi SMP Santa Theresia yang dilaksanakan pada 26 September lalu. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 SMP Santa Theresia, yang mengusung semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap perjalanan panjang sekolah.

Temu kangen tersebut mempertemukan alumni dari berbagai angkatan untuk kembali bersilaturahmi, berbagi cerita, dan mengenang perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar SMP Santa Theresia. Sebelum acara dimulai, para alumni disambut dengan suasana akrab dan penuh canda. Rangkaian kegiatan diawali dengan tari sambut, pembukaan, dan doa bersama. Kehadiran Ketua Yayasan Tunas Karya, RD. Servasius Samuel, S.Psi., M.Psi., Psikolog, turut memberikan makna bagi pertemuan lintas generasi tersebut.

Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan murid SMP Santa Theresia. Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan Tim Paduan Suara yang membawakan Hymne dan Mars Santa Theresia. Lagu yang begitu lekat dengan kehidupan sekolah tersebut seolah membawa para alumni kembali pada masa ketika mereka mengenakan seragam, mengikuti berbagai kegiatan sekolah, dan menghabiskan waktu bersama teman-teman.

Momen tersebut juga menghadirkan haru bagi Andre, salah satu alumni yang kini mengabdi sebagai guru di SMP Santa Theresia sekaligus menjadi pembawa acara dalam kegiatan temu kangen tersebut. Ia mengaku tersentuh oleh pesan Kepala SMP Santa Theresia, Ibu Lan Cen, yang menyampaikan bahwa meskipun secara fisik gedung sekolah telah berubah dan menjadi baru, Santa Theresia tetap berada di hati setiap orang yang pernah menjadi bagian darinya.

“Saya merasa terharu dengan apa yang disampaikan oleh Ibu Lan Cen, bahwa walaupun secara fisik gedung kita sudah baru, Theresia tetap di hati kita semua. Apalagi ketika Tim Paduan Suara menyanyikan Hymne Santa Theresia, saya sempat berkaca-kaca mengenang masa-masa sekolah di SMP Santa Theresia,” ungkap Andre.

Suasana semakin hangat saat seluruh peserta menikmati makan bersama dengan beragam kuliner khas Bangka. Hidangan seperti empek-empek, lakso, kue tampah, dan es cincau hadir berdampingan dengan jajanan yang lekat dengan kenangan masa lalu, seperti thewfufa, es Ayong, dan kue pangchiang. Berbagai sajian tersebut tidak hanya menghadirkan cita rasa khas Bangka, tetapi juga membangkitkan kembali kenangan masa sekolah.

Sembari menikmati hidangan, para alumni larut dalam percakapan dan berbagi cerita tentang guru, teman, kegiatan sekolah, hingga berbagai kejadian lucu yang pernah mereka alami. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mempererat hubungan yang telah terjalin sejak masa sekolah sekaligus menyambung komunikasi antargenerasi.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan nostalgia, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membicarakan gagasan pembentukan Ikatan Alumni SMP Santa Theresia. Ikatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi, memperkuat jejaring antarlulusan, serta membuka ruang kolaborasi antara alumni, sekolah, dan para guru terdahulu.

“Untuk dapat membentuk Ikatan Alumni, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Pembentukan ini harus dimulai dari alumni kita yang saat ini juga aktif bertugas di SMP Santa Theresia. Lalu kita cari beberapa orang yang bisa kita sebut sebagai penggerak untuk pembentukan Ikatan Alumni.” ujar Nico, salah satu alumni yang hadir.

“Penggerak ini tidak harus banyak, namun kiranya dapat menyentuh setiap angkatan. Yang tak kalah penting, kita gandeng juga bapak dan ibu guru kita terdahulu. Dengan mengikutsertakan guru terdahulu, hal ini dapat menjadi daya tarik utama untuk terbentuknya ikatan alumni ini,” lanjutnya.

Harapan agar kebersamaan tersebut terus berlanjut juga disampaikan Andre. Menurutnya, temu kangen alumni tidak seharusnya berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat menjadi awal untuk membangun komunikasi dan memberikan kontribusi bagi perkembangan SMP Santa Theresia. Baginya, menjadi alumni sekaligus kembali mengabdi sebagai guru di sekolah yang dahulu menjadi tempatnya belajar merupakan sebuah kebanggaan, terlebih karena ia dapat bertemu kembali dengan guru-guru yang pernah mendidiknya.

Lebih dari sekadar reuni, kegiatan ini mempertemukan masa lalu, masa kini, dan masa depan dalam satu ikatan persaudaraan. Para alumni yang pernah belajar, para guru yang pernah mendidik, serta generasi yang kini melanjutkan perjalanan sekolah dipersatukan oleh satu identitas: pernah dan akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar SMP Santa Theresia.

Perjalanan 75 tahun bukan hanya tentang usia sebuah sekolah, tetapi juga tentang orang-orang yang pernah hadir, bertumbuh, berkarya, dan meninggalkan jejak di dalamnya. Temu Kangen Alumni Lintas Generasi menjadi langkah awal yang menghidupkan kembali semangat kebersamaan sekaligus menyambut masa depan SMP Santa Theresia.

Kontributor: Theresia Febby P

 

Anda mungkin juga suka