Bangka Tengah, YTKNews.id – Pada Kamis, 8 Oktober 2026, seluruh murid TK Xaverius didampingi oleh para guru melakukan kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Tengah. Kunjungan ini merupakan salah satu program sekolah untuk mendorong minat literasi murid. Selain itu, melalui kegiatan ini, murid juga dapat mencari informasi dan memperoleh pengetahuan yang lebih luas.
Seluruh murid dan ibu guru berangkat dari sekolah menuju Perpustakaan Daerah menggunakan bus sekolah yang disediakan oleh pemerintah daerah melalui kerja sama dengan Dinas Perhubungan. Sesampainya di Perpustakaan Daerah, ibu guru memperkenalkan nama tempat dan alamat perpustakaan yang mereka kunjungi.
“Tempat yang kita kunjungi ini bernama Perpustakaan Daerah Bangka Tengah, yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Padang Mulia, atau bekas tempat Koba Tin,” ucap Ibu Indri.
Seluruh murid melepas sepatu dan berbaris rapi di depan pintu masuk untuk mendengarkan arahan dari ibu guru mengenai aturan yang harus dipatuhi selama berada di dalam perpustakaan.
“Anak-anak, hari ini kita akan belajar dan melihat banyak buku menarik di dalam perpustakaan. Sebelum masuk, ada aturan yang harus kita patuhi. Saat berada di dalam perpustakaan, kita harus menjaga ketenangan, tidak boleh berteriak-teriak ataupun berlari-lari. Anak-anak juga harus menjaga buku dengan baik. Buku tidak boleh sampai rusak, seperti tersobek, basah, atau dicoret-coret. Setelah menggunakan buku, anak-anak harus meletakkannya kembali di tempat semula dengan rapi,” jelas Ibu Indri.
Setelah mendengarkan arahan, anak-anak masuk ke dalam perpustakaan dan duduk dengan rapi. Sebelum mengambil buku yang diinginkan, anak-anak diajak menonton cerita pendek dan mendengarkan sebuah dongeng yang dibawakan oleh Bunda Lia Dahlia, salah satu guru dari TK Arraisyah. Setelah dongeng selesai, anak-anak diperbolehkan mengambil buku secara bergiliran, kemudian kembali duduk dengan rapi dan tenang.
Sesi membaca buku berlangsung selama satu jam, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Anak-anak tampak senang dan antusias saat melihat gambar serta membaca tulisan yang terdapat dalam buku. Ada anak yang meminta ibu guru membacakan cerita, dan ada pula yang bertanya tentang gambar-gambar di dalam buku. Setelah sesi membaca selesai, anak-anak diajak mengembalikan buku ke tempatnya dengan rapi, kemudian duduk kembali dengan tenang.
Kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan cerita pendek yang dibawakan oleh Ibu Feby. Cerita tersebut mengisahkan seekor anak tupai yang berani meminta maaf karena telah melakukan kesalahan. Pesan yang disampaikan melalui cerita tersebut adalah bahwa anak-anak harus berani mengakui kesalahan dan meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
Setelah mendengarkan cerita pendek, anak-anak bersiap-siap untuk pulang. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab mengenai kegiatan yang telah dilakukan selama berada di perpustakaan, perasaan anak-anak saat berkunjung ke perpustakaan, serta kepatuhan mereka terhadap aturan yang berlaku selama berada di dalam perpustakaan. Setelah itu, anak-anak diajak untuk hening sejenak dan berdoa sebelum pulang.
Kontributor: Laurentia Devi Damayanti Putri, S.Pd.
