Pangkalpinang, YTKNews.id — Keluarga besar SMP Santa Theresia Pangkalpinang merayakan puncak Pesta Pelindung Sekolah dengan perayaan Ekaristi. Perayaan Ekaristi diadakan persis pada hari peringatan Pesta Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus. Perayaan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur ini dipimpin oleh Romo Yopi Sogen, Pr.
Dalam kotbahnya, Romo Yopi secara khusus mengajak para murid untuk mendalami dan meneladani spiritualitas Santa Theresia. Menurut Romo Yopi, Santa Theresia dikenal bukan karena karya-karya besar yang telah ia lakukan, melainkan karena kesetiaannya pada hal-hal kecil yang dijalani dengan rasa cinta yang luar biasa besar.
“Sering kali kita menganggap bahwa kebaikan atau keberhasilan itu baru bernilai jika berupa hal-hal yang besar dan terlihat megah. Padahal, Santa Theresia mengajarkan ‘jalan kecil’ yang sangat indah,” tutur Romo Yopi dalam kotbahnya. Ia pun memberikan contoh nyata bahwa Santa Theresia mengingatkan kita agar kita jangan pernah menyepelekan hal-hal kecil. “Menyapa teman dengan tulus, menjaga kebersihan kelas, mendengarkan penjelasan guru, atau merapikan barang bawaan sendiri di kelas adalah contoh-contoh tindakan sederhana. Namun, ketika hal-hal kecil tersebut dilakukan dengan ketulusan dan cinta yang besar, nilainya menjadi sangat mulia di mata Tuhan,” tambahnya.

Selain menekankan pentingnya kesetiaan pada hal-hal kecil, Romo Yopi memberikan perhatian besar pada pembentukan karakter para murid di lingkungan sekolah. Beliau menegaskan bahwa masa-masa menuntut ilmu di SMP Santa Theresia merupakan sarana pembentukan jati diri. Untuk memperkuat pesannya, beliau mengutip peribahasa Latin klasik: non scholae sed vitae discimus, yang bermakna “kita belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk kehidupan“.
Romo Yopi mengingatkan para murid agar tidak terjebak dalam orientasi pendidikan yang sempit, yakni sekadar mengejar angka atau nilai akademis di atas kertas.
“Sekolah ini bukan sekadar tempat untuk mengumpulkan nilai rapor atau mengejar kelulusan semata. Sekolah adalah laboratorium kehidupan, tempat kalian menempa kepribadian, mengasah empati, serta membangun integritas moral. Nilai akademis yang tinggi memang membanggakan, tetapi karakter yang kuat, kejujuran, dan rasa kepedulian itulah bekal sejati yang akan menentukan kualitas hidup kalian di tengah masyarakat kelak,” tegas Romo Yopi.

Pesan dan ajakan dari Romo Yopi ini menjadi refleksi berharga bagi seluruh keluarga besar SMP Santa Theresia Pangkalpinang. Puncak perayaan pesta pelindung tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi seluruh anggota komunitas untuk bersyukur atas pelindung sekolah, tetapi juga mengukuhkan kembali komitmen bersama untuk melahirkan generasi muda yang beriman, berkarakter, berprestasi dan senantiasa menghidupi semangat cinta kasih dalam setiap tindakan kecil sehari-hari.
Kontributor: Alexander
