Home » Asyiknya Belajar Sejarah Kuliner, Siswa SMP Santa Maria Mentok Antusias Ikuti Festival Serambi Tanjung

Asyiknya Belajar Sejarah Kuliner, Siswa SMP Santa Maria Mentok Antusias Ikuti Festival Serambi Tanjung

oleh humas YTK

Mentok, YTKNews.id — Semangat melestarikan warisan budaya lokal ditunjukkan oleh para pelajar SMP Santa Maria Mentok. Sebanyak delapan siswa perwakilan sekolah berpartisipasi aktif dalam ajang Serambi Tanjung, sebuah festival kuliner tiga budaya (Melayu, Tionghoa, dan Arab) yang digelar di area Bozem Pantai Iklim, Mentok, pada Jumat (9/10/2026).

Tidak hanya diikuti oleh delapan siswa perwakilan sekolah, kegiatan ini juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah pengurus OSIS SMP Santa Maria Mentok yang turut meramaikan acara. Kehadiran para pengurus OSIS tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk belajar dan menimba pengalaman di luar kelas.

Dalam festival yang mengangkat keanekaragaman cita rasa dan akulturasi budaya tersebut, para siswa berpartisipasi aktif dalam sesi talkshow interaktif yang membahas kuliner tradisional Kota Mentok. Salah seorang narasumber talkshow, Fikri Barakbah, menekankan bahwa kuliner mampu merekatkan keberagaman etnis di Mentok.

“Dari makanan kita belajar tentang kebersamaan,” ujar Fikri.

Antusiasme para siswa semakin terlihat saat memasuki sesi tanya jawab. Mereka tampil percaya diri dengan mengajukan pertanyaan mendalam kepada narasumber serta bersemangat menjawab berbagai pertanyaan kuis yang disiapkan oleh panitia dan pembicara.

Salah seorang siswa peserta, Meigi, mengaku sangat terkesan dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatannya seru banget dan bikin makin bangga sama Kota Mentok. Lewat talkshow dan kuis tadi, wawasan saya tentang sejarah kuliner tiga budaya, yaitu Melayu, Tionghoa, dan Arab, jadi makin bertambah. Ternyata, di balik setiap masakan tradisional kita, ada cerita sejarah dan nilai toleransi yang sangat menarik,” ujar Meigi dengan penuh semangat.

Keaktifan dan keberanian para pelajar tersebut mendapat apresiasi positif dari para pengunjung maupun narasumber. Melalui kegiatan pembelajaran di luar kelas seperti ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya semakin cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap upaya menjaga dan melestarikan kekayaan tradisi lokal Bangka Barat.

Festival Serambi Tanjung berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam stan kuliner khas dari ketiga etnis, atraksi seni budaya, serta ruang diskusi komunitas yang disambut antusias oleh masyarakat Mentok.

Kontributor: Suwito                                                                                               Dokumentasi: Panitia Serambi Tanjung

Anda mungkin juga suka