Batam, YTKNews.id – Hari kedua Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pegawai Tidak Tetap (PTT) Angkatan VIII Tahun 2026 Yayasan Tunas Karya (YTK) Wilayah Kepulauan Riau di Ballroom SMA Yos Sudarso Batam, Jumat (16/10/2026), diisi dengan pendalaman materi tentang uraian jabatan. Melalui dua sesi pembelajaran, para peserta diajak mengenal lebih jauh tugas, tanggung jawab, wewenang, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan di lingkungan YTK.
Sesi pertama berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB dengan materi Uraian Jabatan Bagian Pertama, yang dibawakan oleh Koordinator Kurikulum dan Penjaminan Mutu Sekolah, Bapak Adrick Bernardy, S.Pd.Ing. Kegiatan ini dimoderatori oleh Kepala Divisi Sekretariat dan Humas, Maria Sisca Inovanni, S.Pd.

Dalam pemaparannya, Bapak Adrick memperkenalkan struktur organisasi YTK, mulai dari organ pengurus hingga para kepala divisi. Peserta juga diajak memahami tata kelola sumber daya manusia (SDM) YTK sebagai bagian penting dalam membangun organisasi pendidikan yang tertata, profesional, dan bertanggung jawab.
Materi kemudian berlanjut pada unsur-unsur dalam uraian jabatan, yang meliputi identitas jabatan, fungsi jabatan, tugas pokok, tugas tambahan, serta tugas-tugas lainnya. Selain itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai dasar penyusunan uraian jabatan, sepuluh keutamaan YTK, dan kompetensi yang diperlukan dalam setiap posisi kerja.
Pembahasan juga menyentuh uraian jabatan guru, rincian tugas, tanggung jawab dan wewenang kerja, hingga tugas dan tanggung jawab pramusaji. Beragam contoh tersebut membantu peserta memahami bahwa setiap jabatan memiliki peran yang berbeda, tetapi semuanya saling melengkapi dalam mendukung pelayanan pendidikan di lingkungan YTK.
Pada sesi kedua, pukul 13.00–15.00 WIB, peserta melanjutkan pembelajaran tentang Uraian Jabatan Bagian Kedua yang dipresentasikan Bapak Siprianus Suryadiredja, S.Ag dengan moderator yang sama, Kadiv Sekretariat dan Humas. Mengawali pemaparannya, Bapak Sipri membagikan pengalaman saat mengajar di Sekolah St. Carolus Boromeus Ujung Beting. Pengalaman tersebut menjadi pengantar untuk mengajak peserta melihat pekerjaan bukan semata-mata sebagai pelaksanaan tugas, melainkan juga sebagai bagian dari panggilan untuk melayani dan mendukung perkembangan peserta didik.

Materi sesi kedua berfokus pada fungsi jabatan dan tugas pokok tenaga Tata Usaha (TU). Pembahasan mencakup administrasi harta benda dan keuangan, administrasi kepegawaian, administrasi kurikulum dan kesiswaan, serta administrasi umum. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai proses evaluasi diri dan wewenang yang dimiliki tenaga Tata Usaha dalam menjalankan tugasnya.
Selain itu, dibahas pula uraian tugas pustakawan, termasuk tugas pokok, tanggung jawab, dan wewenang kerja. Materi ini menegaskan bahwa setiap unsur tenaga kependidikan memiliki kontribusi penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, terorganisasi, dan mendukung proses pembelajaran.
Melalui kedua sesi tersebut, para peserta diharapkan semakin memahami peran dan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing. Pemahaman yang baik mengenai uraian jabatan menjadi salah satu bekal penting bagi pegawai untuk bekerja secara terarah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun kerja sama yang lebih baik dengan rekan kerja. Akhir dari presentasi sesi kedua ini, dilaksanakan ujian tertulis sebagai media evaluasi bagi peserta Diklat.

Diklat PTT Angkatan VIII Tahun 2026 ini menjadi kesempatan bagi para pegawai untuk mengenal lebih dekat tata kelola dan budaya kerja YTK. Dengan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan materi yang diperoleh di unit kerja masing-masing, demi mewujudkan layanan pendidikan YTK yang adil dan humanis. (da silva, pr)
