Home » Langkah SD Hilarius Bertransformasi Melalui Digitalisasi Pembelajaran

Langkah SD Hilarius Bertransformasi Melalui Digitalisasi Pembelajaran

oleh humas YTK

Parittiga, YTKNews.id — Sebuah Papan Interaktif Digital (PID) menyala terang di depan ruang kelas 1A SD Hilarius Parittiga pada Selasa pagi (13/10/2026). Layar sentuh modern itu tak lagi sekadar memajang gambar statis, melainkan menjadi pusat perhatian yang hidup menampilkan animasi visual cerah, simulasi interaktif, hingga media pembelajaran berbasis gim yang memantik rasa ingin tahu.

Sebanyak 14 guru SD Hilarius berkumpul sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di hadapan layar tersebut. Mereka mengikuti Lokakarya Digitalisasi Pembelajaran yang diselenggarakan bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam lokakarya ini juga dirangkai proses review kurikulum sekolah.

Selama delapan jam pelatihan, para guru tak hanya diperkenalkan pada PID, tetapi juga mengeksplorasi platform Ruang Murid, gim edukatif seperti Educaplay dan Simpop, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) melalui ChatGPT dan Canva untuk merancang bahan ajar kreatif.

Fasilitator lokakarya dari BPMP Babel, Pak Azruddin Sitompul, menjelaskan bahwa eksplorasi berbagai perangkat digital ini sangat relevan untuk murid tingkat sekolah dasar yang membutuhkan pengalaman belajar konkret dan menyenangkan. “Perangkat-perangkat ini penting karena anak usia SD lebih mudah terlibat melalui pengalaman visual, konkret, dan interaktif. Namun, teknologi bukan tujuan akhir, melainkan alat bantu. Efektivitasnya ditentukan oleh kemampuan guru memilih dan memanfaatkannya secara tepat,” papar Pak Azruddin.

Beliau juga menyoroti potensi besar para guru SD Hilarius yang relatif muda dan fasih berteknologi, seraya berharap semangat ini terus dipelihara melalui budaya saling berbagi praktik baik di sekolah. Inisiatif besar ini lahir dari komitmen sekolah untuk terus menjaga kualitas dan relevansi pendidikan.

Kepala SD Hilarius, Pak Yohanes Asep Riawan, S.Pd menegaskan bahwa kolaborasi bersama BPMP Babel ini merupakan bagian dari penjaminan mutu internal. “Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi guru, dan tata kelola sekolah agar mampu beradaptasi dengan teknologi digital. Ini adalah bentuk penjaminan mutu internal sekolah yang kami rangkaikan langsung dengan proses Review Kurikulum,” ungkap Pak Han.

Melalui sinergi teknologi dan kurikulum yang diperbarui, 14 pendidik SD Hilarius kini siap membawa energi baru ke ruang kelas menjadikan layar digital sebagai jembatan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, bermakna, dan berdampak bagi peserta didik.

Kontributor: Lea Wulan

 

Anda mungkin juga suka