Mentok, YTKNews.id– SMP Santa Maria sukses menyelenggarakan kegiatan tes psikologi dan pemetaan kognisi bagi para siswanya pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung usai jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) hingga pukul 17.30 WIB ini terlaksana atas kerja sama strategis antara pihak sekolah dengan Lembaga Psikologi Terapan (LPT) PERSONA.
Pelaksanaan tes ini diikuti oleh 46 siswa kelas 7 serta beberapa siswa kelas 8 dan 9. Meski rangkaian kegiatan diadakan di sore hari setelah merampungkan jadwal pembelajaran rutin, para peserta didik tampak tetap antusias dan penuh semangat mengikuti setiap tahapan tes yang diberikan oleh tim psikolog.
Kegiatan pemetaan kognisi dan psikologi ini bertujuan untuk menggali lebih dalam aspek kecerdasan, bakat, minat, gaya belajar, hingga kondisi emosional peserta didik. Melalui pemetaan yang akurat, pihak sekolah dapat menentukan pola pendampingan akademik maupun pembinaan karakter yang paling efisien bagi setiap anak.

Keberhasilan dan kelancaran agenda ini tidak lepas dari dukungan penuh para orang tua murid. Sejak awal sosialisasi program, para orang tua menyambut positif dan memberikan dorongan moral kepada putra-putri mereka agar dapat menjalani rangkaian pemetaan psikologi ini dengan optimal.
Kepala SMP Santa Maria, Letisia Pare, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas semangat para murid serta sinergi yang terjalin erat dengan para orang tua murid dan LPT PERSONA.
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata kami untuk mengenal lebih dekat profil serta potensi unik yang dimiliki oleh setiap siswa. Walaupun dilaksanakan selepas jam KBM hingga sore hari, semangat para siswa sangat luar biasa. Dukungan penuh dari para orang tua juga menjadi kunci utama terselenggaranya acara ini dengan baik,” ujar Letisia Pare, S.Pd.
Beliau menambahkan bahwa hasil pemetaan ini nantinya akan menjadi panduan penting bagi para guru BK, wali kelas, dan orang tua dalam merancang metode pembelajaran yang lebih personal. “Dengan memahami pemetaan psikologi dan kognisi anak sejak dini, kita dapat mengarahkan tumbuh kembang mereka secara optimal, baik dari segi akademis maupun mental,” pungkasnya.
Melalui sinergi berkelanjutan antara sekolah, lembaga profesional, dan orang tua, SMP Santa Maria berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung. Diharapkan, hasil pemetaan ini mampu menjadi pijakan kokoh dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga matang secara emosional dan karakter di masa depan.
Kontributor: Suwito
