Belinyu YTKNews.id – Halaman TK Santa Agnes pada Jumat, 16 Oktober 2026 seketika berubah menjadi area perkebunan mini yang dipenuhi gelak tawa puluhan anak-anak saat jemari mungil mereka belajar menanam, memberi pupuk, hingga menyiram pohon tomat di dalam polybag. Kegiatan edukatif ini dirancang khusus untuk mengenalkan dunia pertanian sekaligus melatih motorik kasar dan rasa tanggung jawab anak-anak sejak usia dini.

Anak-anak diajarkan menanam dengan memanfaatkan media tanah, polybag, dan bibit tomat yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Menggunakan polybag menjadi pilihan praktis agar anak-anak dapat dengan mudah merawat dan mengamati perkembangan tanaman mereka sendiri. Sebelum praktik dimulai, Kepala TK Santa Agnes Silvia Yussanti,S.Pd.AUD., turun langsung memberikan arahan dan demonstrasi singkat mengenai cara menanam tomat yang benar. Dengan bahasa yang sederhana dan interaktif, Kepala Sekolah memperagakan langkah demi langkah: mulai dari cara memasukkan media tanah ke dalam wadah polybag, membuat lubang kecil di tengahnya, menanam bibit tomat secara perlahan agar akarnya tidak rusak, hingga diakhiri dengan proses penyiraman yang cukup.

Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak belajar menghargai proses dan mencintai lingkungan. Kami sengaja melibatkan mereka langsung agar mereka tahu bagaimana proses sebutir bibit bisa tumbuh menjadi tanaman yang menghasilkan buah,” ujar Silvia Yussanti di sela-sela kegiatan.
Setelah menerima arahan, anak-anak dengan antusias langsung mempraktikkan cara menanam tersebut dengan jemari kecil mereka. Gelak tawa dan semangat kerja sama terlihat jelas sepanjang acara. Tanaman tomat di dalam polybag ini nantinya akan dirawat bersama secara rutin oleh para anak- anak setiap pagi hingga masa panen tiba.
Kegiatan berkebun ini memiliki tujuan utama untuk mengenalkan alam sejak dini, melatih motorik halus anak melalui interaksi dengan media tanam, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesabaran pada diri anak -anak saat merawat makhluk hidup. Selain itu, pihak sekolah ingin membangun kedekatan anak dengan lingkungan sekitar agar mereka lebih menghargai makanan yang mereka konsumsi sehari-hari.
Kontributor : Imelda Kidi Bukan, S.Pd.
