Toboali, YTKNews.id – SD Karya merayakan Hari Pangan Sedunia (HPS) dengan penuh semangat, jumat (18/10). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pangan sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap bahan-bahan lokal.
Dalam perayaan ini, siswa-siswi membawa berbagai makanan olahan dari rumah menggunakan bahan lokal seperti umbi-umbian, jagung, dan sagu. Kepala SD Karya, Agnes Anjelia, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menekankan pentingnya menghargai keberagaman sumber pangan. “Hari Pangan Sedunia adalah momen bagi kita semua untuk menyadari pentingnya ketahanan pangan serta peran dalam menjaga lingkungan,” ujar beliau.
Setiap kelas menampilkan hidangan unik dan kreatif, mulai dari makanan ringan hingga hidangan utama. Contohnya, ketela dan ubi jalar yang diolah menjadi camilan lezat, jagung yang dibuat menjadi bakwan, bolu, dan jelly, serta bahan dasar sagu yang disulap menjadi tekwan dan empek-empek. Suasana penuh kebersamaan terlihat jelas saat para siswa menikmati hidangan mereka sambil berbagi dengan teman-teman. Kegiatan ini tak hanya menyenangkan tetapi juga mengajarkan nilai berbagi dan menghargai makanan.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi orang tua melalui penggalangan dana sukarela. Para siswa menyisihkan sebagian uang jajan mereka untuk disumbangkan ke Keuskupan Pangkalpinang, yang nantinya akan digunakan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Hal ini bertujuan untuk membiasakan anak-anak memiliki rasa peduli terhadap sesama sejak dini.
Menurut Agnes Anjelia, peringatan Hari Pangan Sedunia ini menjadi momen penting untuk menanamkan kesadaran tentang pola makan sehat, mendorong kolaborasi dalam mencapai ketahanan pangan, serta memastikan setiap individu memiliki akses terhadap makanan yang sehat, bergizi, dan cukup.
Perayaan HPS di SD Karya tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga pangan, berbagi, dan peduli terhadap lingkungan serta sesama.
Penulis : Yusuf
Editor : Tarsisius