Home » Menuju Impian Menjadi Dokter, Alicia Cheryl Miracle Atmawijaya dari SMP Santa Theresia Konsisten Lakukan Tips Ini

Menuju Impian Menjadi Dokter, Alicia Cheryl Miracle Atmawijaya dari SMP Santa Theresia Konsisten Lakukan Tips Ini

oleh Marcelina Sandra

Pangkalpinang, YTKNews.id — “Konsistensi dan disiplin” adalah dua kata yang tepat untuk menggambarkan sosok Alicia Cheryl Miracle Atmawijaya. Siswi kelas 9 SMP Santa Theresia ini berhasil membuktikan bahwa prestasi akademik cemerlang dapat diraih melalui manajemen waktu yang tepat dan tekad yang kuat.

Lahir di Toboali pada 27 April 2011, Alicia baru saja memborong sederet penghargaan bergengsi pada tahun 2025. Deretan prestasinya mencakup Juara 2 OSN Bidang Studi IPA Tingkat Kota Pangkal Pinang, Juara 1 Lomba Cerdas Cermat (LCC) Teman Pelajar Tingkat Nasional, serta Juara 1 LCC Spirit of Spenda. Tak hanya itu, rekam jejak akademiknya di sekolah pun terbukti mengesankan dengan predikat Juara Umum 1 saat duduk di kelas 8.

Ketertarikan Alicia mendalami bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan kompetisi akademik bukan tanpa alasan. Ia memiliki cita-cita besar untuk menjadi seorang dokter di masa depan.

“Mungkin karena cita-cita saya sebagai dokter, jadi saya mencoba menekuni bidang ini,” ungkapnya Alicia, sapaan akrabnya bersama teman-teman.

Meski demikian, awal keterlibatannya di dunia kompetisi bermula dari hal sederhana, yakni ajakan teman. Kemenangan demi kemenangan yang diraih menjadi kejutan manis baginya.

“Pencapaian ini memiliki arti yang sangat besar dan menjadi kejutan yang tidak disangka,” tambahnya.

Dibalik perolehan prestasi, terdapat strategi belajar yang disiplin. Alicia memiliki metode khusus untuk membagi waktu antara tugas sekolah dan persiapan lomba. Kuncinya adalah memaksimalkan waktu di dalam kelas.

“Untuk akademik sekolah, saya berusaha memahami materi saat dijelaskan guru, sehingga saat ulangan saya tinggal membaca ulang,” jelas Alicia.

Sedangkan untuk persiapan lomba, ia mendedikasikan waktu setiap malam.

“Saya mencoba belajar lebih tekun dengan belajar secara rutin. Saya membagi waktu antara sekolah, belajar, dan istirahat supaya tetap seimbang. Setiap hari saya mengulang materi yang dilombakan dan memperbaiki bagian yang belum dikuasai. Kadang terasa lelah dan bosan, tetapi saya tetap berusaha disiplin,” ungkapnya.

Keseriusannya terbukti dari pengorbanan yang ia lakukan, seperti mengurangi waktu bermain game secara drastis, bahkan sempat berhenti total selama satu bulan penuh demi fokus berkompetisi.

Tantangan terbesar yang dihadapi Alicia adalah banyaknya materi yang harus dikuasai, baik materi lomba maupun pelajaran sekolah. Rasa lelah dan bosan tak jarang menghampiri. Untuk mengatasinya, Alicia mengandalkan kekuatan doa dan dukungan keluarga.

“Saya sering berdoa dan ke gereja. Jika bosan, saya istirahat sambil makan cemilan. Dukungan orang tua, guru, dan teman yang selalu menemani saat saya ingin menyerah juga sangat berperan besar,” ujarnya.

Di sela-sela kesibukannya, Alicia tetap menyempatkan waktu untuk me time sepulang sekolah hingga makan malam dengan melakukan hobinya seperti menggambar, menulis cerpen, membaca novel, hingga menonton anime.

Dengan target masuk universitas favorit dan jurusan impian, Alicia memegang teguh prinsip bahwa kemampuan dapat berkembang lewat usaha, bukan semata-mata bakat.

“Menurut saya, mentalitas terpenting yang harus dimiliki seorang siswa adalah tidak mudah menyerah dan mau terus belajar. Seorang siswa harus percaya bahwa kemampuan bisa berkembang lewat usaha, bukan hanya bakat. Selain itu, penting untuk disiplin, mau menerima kritik, belajar dari kesalahan, dan mencoba menghilangkan rasa malas,” pungkasnya.

Kontributor: Alexander

Anda mungkin juga suka