Sungailiat, YTKNews.id – SD Maria Goretti kembali menunjukkan eksistensinya di dunia pendidikan melalui penguatan budaya literasi yang progresif. Perpustakaan Tunas Inspirasi secara resmi meluncurkan buku antologi kedua bertajuk “Tunas Inspirasi: Menyemai Cerita.”
Peluncuran buku ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan wujud nyata komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan berkarakter melalui karya tulis.
Buku “Menyemai Cerita” lahir dari program unggulan sekolah bertajuk “1 Semester 1 Buku,” sebuah program yang mendorong seluruh ekosistem sekolah untuk terus produktif menghasilkan karya literasi setiap semester. Antologi ini merangkum 20 karya terbaik dari ajang lomba menulis cerita yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Bahasa pada Oktober lalu.
Seluruh cerita yang dibukukan telah melalui proses kurasi yang ketat, sehingga hanya karya dengan kekuatan imajinasi, alur menarik, serta pesan moral yang kuat yang terpilih dan disajikan secara profesional.
Kepala SD Maria Goretti, Revita Andy Hapsari, S.Pd, menyampaikan bahwa buku ini memiliki peran penting bagi perkembangan akademik sekaligus mental siswa.
“Buku ini kami hadirkan sebagai dokumentasi nyata atas kreativitas siswa, sekaligus menjadi motor penggerak motivasi agar seluruh siswa terus berkembang dalam kemampuan literasi, khususnya menulis,” ungkapnya dengan penuh kebanggaan.
Keberhasilan peluncuran antologi kedua ini tidak terlepas dari peran strategis Perpustakaan Tunas Inspirasi. Sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pustakawati SD Maria Goretti yang dengan dedikasi tinggi terus menggagas berbagai program literasi kreatif.
Melalui berbagai inovasi tersebut, perpustakaan tidak lagi sekadar menjadi ruang penyimpanan buku, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat kreativitas dan inkubator bakat literasi siswa.
Prestasi literasi SD Maria Goretti semakin lengkap dengan pencapaian akreditasi perpustakaan. Baru-baru ini, Perpustakaan Tunas Inspirasi berhasil mengikuti proses Akreditasi Perpustakaan dan meraih hasil yang membanggakan. Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan perpustakaan telah memenuhi standar nasional, sekaligus menjamin kenyamanan serta kelengkapan referensi bagi seluruh warga sekolah.
Kehadiran antologi volume kedua ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi siswa lainnya. Melihat nama mereka tercetak dalam buku fisik diyakini dapat menumbuhkan rasa percaya diri, serta mendorong siswa untuk bertransformasi dari sekadar pembaca menjadi pencipta karya yang bermakna.
Dengan semangat “Menyemai Cerita,” SD Maria Goretti menegaskan bahwa perpustakaan yang berkualitas dan pendidik yang kreatif merupakan kunci utama dalam melahirkan generasi emas literasi.
Kontributor: Dewi Susanti
