Pangkalpinang, YTKNews.id — “Kasih Yang Menyatukan Mewujudkan Komunitas Yang Solid” tema rekoleksi komunitas TK dan SD Santa Theresia II Pangkalpinang yang diadakan di Kabupaten Toboali pada 5-6 februari lalu. Kali ini komunitas TK dan SD Santa Theresia II berkolaborasi memilih rekoleksi di kota Toboali, berkumpul dan berdinamika bersama. Dengan dibuka langsung oleh Heri Sutrisno, S.Pd., kepala SD Santa Theresia II.
Sebelum berangkat seluruh peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk membuat yel-yel. Hal ini bertujuan membangun kerja sama yang solid antar karyawan TK dan SD Santa Theresia II dan menumbuhkan rasa kebersamaan juga kerja sama yang kompak. Setelah perjalanan kurang lebih dari 3 jam ditempuh, seluruh peserta langsung menuju ke tempat rekoleksi yakni wilayah sekolah TK dan SD Karya Toboali. Rombongan disambut hangat oleh komunitas TK dan SD Karya Toboali.

Tak menunggu lama, kegiatan dimulai sesi bersama Romo Baltasar Mili, SSCC. Dengan materi yang singkat dan jelas, Romo Baltasar memberi pandangan kepada peserta bahwa suatu komunitas yang solid, di dalam nya akan berpusat dengan Kasih Kristus. Kasih yang melayani kepada sesama seperti kasih Bapa mengasihi Aku, demikianlah Akun mengasihi Kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu (Yohanes 15;9).
“Kasih ini setia, tulus dan memulihkan. Dalam Pendidikan Theresia, Kristus harus menjadi pusat bukan hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi membentuk hati dan karakter. Ketika kristus berpusat, pengajaran, teguran, penilaian, dan pendampingan diwarnai kesabaran, pengampunan dan harapan” ungkap Romo Baltasar Mili, SSCC., meneguhkan.
Sebelum masuk ke sesi selanjutnya, seluruh peserta dan Romo beristirahat sejenak sambil menikmati santap siang bersama.
Dan sesi kedua ini dilanjutkan dinamika bersama, dibuka dengan ice breaking perkelompok yang menunjukkan kekompakkan setiap kelompok.
“Ciri – ciri komunitas yang solid dalam terang fokus Pastoral yaitu saling percaya dan menghargai, komunikasi terbuka dan sinodal, pengelolahan konflik yang dewasa, kepedulian terhadap rumah bersama” lanjut Romo Baltasar Mili, SSCC., dalam materi rekoleksinya.

Dan tak kalah serunya, di sesi ini setiap kelompok memberikan hasil diskusi bersama dalam membangun suatu komunitas.
Setelah kegiatan rekoleksi dan evaluasi bersama selesai, peserta pun menuju ke penginapan di Home Stay Jambo Toboali. Rombongan beristirahat sejenak lalu menikmati indahnya kota Toboali dengan kunjungan ke tempat-tempat wisata bianglala dan benteng Toboali. Pesertapun ke homestay dan menikmati malam hari kegiatan bersama, bakar ikan dan makan bersama dan ditutup dengan diskusi evaluasi dan doa malam bersama.
Hari kedua pun berjalan dengan seru, pagi-pagi peserta sudah terbangun. Perserta diajak untuk senam pagi dan bermain game bersama. Game kali ini berhasil membuat kehebohan para peserta. Peserta heboh dan bergoyang sesuai dengan irama lagu yang diputar. Menariknya, goyang terheboh akan mendapat panci beserta tutupnya.
Perjalanan belum terhenti, sembari menuju ke Pangkalpinang rombongan melimpir sejenak ke Pantai Batu Belimbing dan Pantai Batu Kapur, sekaligus mencari buah tangan.
Peserta juga mengunjungi salah satu wisata yang terkenal di Koba, Kolong Biru atau dikenal dengan Danau Kaolin, wisata Hutan Mangrove dan menikmati suasana sore hari Wisata Sawah Namang.
Kontributor: Henny
