Mentok, YTKNews.id — Suasana halaman dan aula SD Santa Maria Mentok tampak berbeda dari biasanya pada Kamis pagi, 16 Juli 2026. Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan orang tua murid sudah berseri-seri memadati area sekolah. Kedatangan mereka rupanya bukan sekadar untuk urusan administratif, melainkan demi menghadiri agenda krusial: Sosialisasi Pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027 yang dikemas dengan cara yang sangat memikat.
Pertemuan awal tahun yang biasanya formal dan cenderung kaku, justru berubah menjadi momen yang penuh kehangatan dan harmoni. Pihak sekolah berhasil membangun kedekatan, membuat para orangtua begitu antusias menyimak setiap paparan program. Ketegangan khas rapat sekolah mencair seketika saat tawa renyah dan canda ringan berkali-kali pecah di aula SD Santa Maria, Mentok, menciptakan dialog dua arah yang begitu hidup antara guru dan orang tua.

Kepala SD Santa Maria Mentok, Felixianus Amo, dalam pemaparannya menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan rumah dalam membentuk karakter anak. Mendidik di zaman sekarang memerlukan pendekatan khusus yang seimbang antara kedisiplinan dan nilai kemanusiaan.
“Jadilah pendidik yang tegas namun beradab,” ujar Felixianus Amo dalam petikan wawancaranya, sebuah pesan mendalam yang langsung disambut anggukan setuju dan tepuk tangan riuh dari para orangtua.
Antusiasme tidak berhenti di aula saja. Setelah sesi sosialisasi yang interaktif itu selesai, kegiatan dilanjutkan ke ruang kelas masing-masing. Dengan tertib namun penuh semangat, para orang tua berkumpul menemui wali kelas untuk melanjutkan agenda pengambilan buku cetak yang akan mendampingi proses belajar anak-anak mereka selama satu tahun ke depan.
Melalui momentum ini, SD Santa Maria Mentok tidak hanya membagikan peraturan sekolah, tetapi juga sukses mempererat ikatan kekeluargaan demi mengawal masa depan anak-anak didik yang lebih gemilang.
Reporter: Fransiskus PBR
Foto: Dokumen Humas SD Santa Maria Mentok
