PANGKALPINANG, YTKNews.id — Suasana riuh dan penuh semangat mewarnai halaman SD Santo Paulus 2 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia pada Jumat, 21 Agustus 2026. Sekolah menggelar serangkaian perlombaan unik yang tidak hanya menguji ketangkasan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarsiswa dari berbagai tingkatan.
Puncak kemeriahan terletak pada Lomba Kebersamaan, sebuah ajang estafet beregu yang menggabungkan seluruh jenjang pendidikan. Sebanyak 14 kelompok bertanding, dengan setiap kelompok terdiri atas enam siswa yang merupakan perwakilan dari kelas 1 hingga kelas 6.
Sistem perlombaan menuntut kerja sama dan komunikasi yang solid. Teknis permainan dijalankan secara berantai:
- Kelas 1: Memulai estafet dengan tantangan melipat baju hingga rapi.
- Kelas 2: Setelah menerima tos dari siswa kelas 1, siswa kelas 2 melanjutkan tugas memasukkan paku ke dalam botol.
- Kelas 3: Meneruskan estafet dengan mengikat tali sepatu setelah siswa kelas 2 berhasil.
- Kelas 4: Mengambil alih giliran untuk mengancingkan kemeja dengan cepat dan tepat.
- Kelas 5 dan 6: Menjadi penentu kemenangan dengan bekerja sama memindahkan air menggunakan gelas plastik yang diikatkan pada salah satu kaki mereka.
Sorak-sorai penonton pecah saat para peserta saling menyemangati senior dan junior mereka. Setelah persaingan yang ketat, Kelompok 7 berhasil keluar sebagai juara pertama berkat kecepatan dan koordinasi yang luar biasa. Posisi juara kedua diraih oleh Kelompok 9, disusul Kelompok 10 yang mengamankan tempat ketiga.


Tak kalah seru, perayaan dilanjutkan dengan Lomba Melempar Koin antarkelas yang diikuti oleh seluruh siswa dari masing-masing kelas. Dalam lomba ini, siswa berpasangan memegang selembar kertas untuk melempar dan menangkap koin secara berantai. Pemenang ditentukan berdasarkan kelas yang paling cepat mengoper koin hingga sampai kepada pasangan terakhir yang berada di barisan paling ujung.
Kepala SD Santo Paulus 2, Theresia Dwi Ambarwati, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh warga sekolah. “Melalui perlombaan ini, khususnya lomba kebersamaan lintas kelas, kita ingin mengajarkan nilai kekeluargaan, saling menghargai, dan gotong royong sejak dini. Anak-anak belajar bahwa kemenangan hanya bisa diraih jika semua anggota tim saling mendukung, dari kelas 1 hingga kelas 6,” ujarnya.
Rasa bahagia juga terpancar dari Yeremias, salah satu siswa dari kelompok pemenang Lomba Kebersamaan. “Seru banget! Awalnya agak deg-degan waktu menunggu giliran, tetapi karena semua saling mendukung dan kompak, kelompok kami bisa menang. Jadi makin akrab sama adik-adik dan kakak-kakak kelas,” ungkap Yeremias dengan penuh gembira.
Kegiatan perayaan HUT RI di SD Santo Paulus 2 ini sukses menanamkan nilai gotong royong, sportivitas, dan kebersamaan sejak dini kepada seluruh siswa.
Kontributor: Robert
