Home » Penuh Haru dan Makna, Temu Kangen SMP St. Theresia Usung Tema “From Memories to Legacy”

Penuh Haru dan Makna, Temu Kangen SMP St. Theresia Usung Tema “From Memories to Legacy”

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id — Suasana hangat dan penuh kerinduan mewarnai gelaran temu kangen alumni lintas angkatan SMP St. Theresia pada Jumat, 26 September 2026, di halaman SMP St. Theresia. Mengusung tema “From Memories to Legacy”, acara ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga momentum penting untuk merajut komitmen bersama dalam memberikan kontribusi nyata bagi almamater.

Momen haru mewarnai sambutan Kepala SMP St. Theresia, Lan Cen, S.Ag. Tak kuasa menahan air mata saat memberikan sambutan dan berbagi cerita, ia mengungkapkan betapa dalamnya rasa cinta dan keterikatan emosional terhadap sekolah yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Lan Cen juga merupakan salah satu alumni sekolah tersebut.

Ia menegaskan bahwa meski secara fisik sekolah telah berpindah dari gedung lama ke gedung baru, nilai dan legacy akan tetap ada di dalam hati para alumni.

“Mari seluruh alumni mulai memikirkan legacy apa yang dapat kita persembahkan kembali untuk almamater tercinta,” tutur Lan Cen.

Ia pun memberikan gambaran tentang rencana Reuni Akbar yang akan diadakan dua tahun lagi.

“Kami berharap pertemuan ini bukan sekadar reuni biasa, melainkan sarana untuk membangun ikatan yang terus hidup. Di usia sekolah yang akan menginjak 77 tahun mendatang, kita berencana menggelar Reuni Akbar yang akan digagas secara lebih matang,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Tunas Karya (YTK), RD. Servasius Samuel, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menekankan pesan mendalam mengenai hakikat sebuah legacy. Menurutnya, rekam jejak sejati sebuah almamater tidak diukur dari megahnya bangunan fisik, melainkan dari nilai-nilai yang hidup di dalam hati.

“Legacy itu ada di hati, bukan pada gedung. Kita ingin meninggalkan jejak cerita baik untuk sekolah ini melalui semangat generativitas—menciptakan karya-karya nyata yang bermanfaat, baik berupa tulisan buku maupun aksi sosial,” ungkap Romo Samuel.

Ia juga menambahkan bahwa YTK saat ini sedang menggagas langkah strategis untuk menyatukan alumni seluruh unit pendidikan agar dapat bergerak bersama secara lebih solid.

Setelah mendengarkan sambutan, para alumni disuguhkan dengan pemaparan kesehatan dari Dr. Muhamad Aulia Rahman, SpBS, selaku dokter spesialis bedah saraf RS Abdi Waluyo. Ia bersama Mimi Tamsy selaku Direktur Keuangan dan tim dari RS Abdi Waluyo memberikan penjelasan mengenai gangguan saraf tulang belakang serta fasilitas yang dimiliki rumah sakit tersebut.

Mimi Tamsy, yang juga merupakan alumni SMP Maria Goretti dan SMA St. Yosef, secara khusus memberikan fasilitas kepada seluruh alumni YTK untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan perawatan di Kelas 1 RS Abdi Waluyo. Hal yang sangat membahagiakan tersebut menjadi tanda bahwa kasih dari alumni begitu kuat.

Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa alumni dan pensiunan SMP St. Theresia dengan penuh semangat mengajukan sejumlah pertanyaan kepada dokter.

Acara temu kangen ini ditutup dengan makan malam bersama dan komitmen para alumni untuk terus membawa dampak positif, tidak hanya bagi almamater SMP St. Theresia, tetapi juga melalui IKA (Ikatan Alumni) SMP St. Theresia.

Kontributor: Tim Humas YTK

Anda mungkin juga suka