Pangkalpinang, YTKNews.id — Yayasan Tunas Karya (YTK) turut hadir dalam seminar dan studi bersama yang diselenggarakan Yayasan Budi Mulia Lourdes dalam rangka perayaan 100 tahun karya pendidikan Kongregasi Bruder Budi Mulia di Indonesia. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026, di Ballroom Hotel Swiss-Belhotel Pangkalpinang, mulai pukul 08.00 WIB.
Mengangkat tema “Etos Kerja Profesional Guru dan Karyawan di Sekolah Katolik”, kegiatan ini diikuti oleh para pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai lembaga pendidikan Katolik. Selain YTK, hadir pula pendidik dan tenaga kependidikan dari Yayasan Vitus Bouma serta Seminari Menengah Mario John Boen. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap karya pendidikan yang telah dijalankan para Bruder Budi Mulia selama satu abad di Indonesia, sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan berbagi pengalaman dalam pelayanan pendidikan.
Turut hadir Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Ir. Drs. H. Saparudin, M.T., Ph.D. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyoroti perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), yang semakin berperan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Perkembangan AI menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Para pendidik dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai karakter, moral, dan kemanusiaan yang menjadi dasar pendidikan.
“AI tidak memiliki perasaan dan hati nurani. AI hanya mampu berada pada level pengetahuan (ratio). Karena itu, guru hendaknya tetap kreatif dan kritis agar murid tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu berpikir, menilai, merasakan, dan mengambil keputusan secara bijaksana”, ungkap Wali Kota Pangkalpinang.
Seminar Etos Kerja Profesional
Seminar kali ini menghadirkan Drs. Saut Sitompul, M.Si., CEM., sebagai narasumber utama. Melalui seminar ini, para guru dan karyawan diajak merefleksikan pentingnya membangun etos kerja profesional dalam menjalankan tugas dan pelayanan di sekolah Katolik.
“Profesionalisme tidak hanya berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam melaksanakan pekerjaan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab, kedisiplinan, integritas, komitmen, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik,” ungkap Saut Sitompul.
Seminar juga menjadi ruang bagi para pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai lembaga untuk saling belajar dan memperkaya pengalaman. Semangat berbagi tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam membangun pendidikan Katolik yang semakin berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Kreativitas Siswa Meriahkan Perayaan
Perayaan 100 tahun Budi Mulia tidak hanya diisi dengan seminar. Para siswa Sekolah Budi Mulia turut memeriahkan kegiatan melalui berbagai penampilan seni dan budaya. Di sela-sela makan siang, para tamu disuguhi pertunjukan wushu, tarian tradisional dan modern, reog, serta penampilan menyanyi.
Berbagai pertunjukan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, keberanian, serta kecintaan terhadap seni dan budaya.
Bagi YTK, kreativitas para siswa menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk manusia secara utuh, baik dalam pengetahuan, keterampilan, karakter, maupun kehidupan sosial dan budaya.


Memperkuat Sinergi Pendidikan Katolik
Kehadiran YTK dalam perayaan satu abad Budi Mulia menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga pendidikan Katolik di Pangkalpinang. Perjalanan 100 tahun Budi Mulia menjadi inspirasi bahwa karya pendidikan membutuhkan ketekunan, komitmen, dan kesetiaan dalam menjalankan pelayanan. Nilai-nilai tersebut menjadi semangat bersama untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai iman serta kemanusiaan.
Momentum satu abad ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan atas perjalanan panjang Budi Mulia, tetapi juga menjadi kesempatan bagi lembaga-lembaga pendidikan Katolik untuk melihat tantangan pendidikan di masa depan dan membangun kerja sama yang semakin erat.
YTK menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas 100 tahun perjalanan Budi Mulia di Indonesia. Semoga semangat pengabdian yang telah diwariskan selama satu abad terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya dalam membangun pendidikan dan masa depan bangsa.
Kontributor: Veronika Tri Budi Utami, S.Pd.
