Pangkalpinang, YTKNews.id –Tangga menuju puncak prestasi selalu menuntut ketekunan, doa, dan jiwa yang pantang menyerah. Hal tersebut dibuktikan secara nyata oleh Jared Marici Bong, murid kelas 8 SMP Santa Theresia kelahiran Pangkalpinang, 23 November 2012. Setelah berkali-kali harus puas di posisi runner-up, Jared akhirnya berhasil memecahkan kebuntuan dengan memborong gelar bergengsi pada ajang Kejuaraan Piala Walikota Kejurda Pelajar 2026.
Jared tidak hanya sukses meraih Juara 1 Poomsae Putra Tingkat SMP, tetapi juga dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Putra Tingkat SMP dan SMA se-Pangkal Pinang. Pencapaian luar biasa ini sekaligus mengantarkannya menjadi wakil resmi Kota Pangkal Pinang untuk berlaga di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2027.
Kemenangan ini menjadi momen yang tidak terlupakan bagi Jared. Sebelum berada di panggung tertinggi ini, ia kerap berada di posisi kedua pada berbagai ajang kompetisi sebelumnya.
“Pencapaian ini sangat berarti karena di pertandingan sebelum-sebelumnya saya selalu mendapatkan Juara 2. Saya juga tidak pernah menyangka bisa terpilih sebagai Atlet Terbaik Poomsae Putra, mengingat pesaing saya adalah kakak-kakak senior yang memiliki masa latihan lebih lama,” ungkap Jared dengan penuh rasa haru dan bangga.

Ketertarikan Jared pada cabang olahraga Taekwondo diawali oleh keinginnannya untuk dapat menjadi pelindung bagi keluarga dan sesama. Lebih dari itu, Bagi Jared seni bela diri bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan sarana membentuk karakter dan tanggung jawab.
“Saya menyukai Taekwondo karena seorang laki-laki harus bisa melindungi dan menjaga keluarga. Selain itu, saya ingin membentuk mentalitas yang kuat dan pantang menjadi pecundang,” tegasnya.
Jalan menuju panggung juara diwarnai oleh pengorbanan fisik yang keras dan waktu yang intens. Jared menjalani latihan rutin Poomsae pada hari Senin hingga Kamis dari pukul 19.00 hingga 21.30 WIB, dilanjutkan latihan fisik pada hari Jumat dan Sabtu.
Jadwal latihan yang padat dan sering kali berlangsung hingga larut malam bertepatan dengan persiapan Penilaian Tengah Semester (PTS) serta keikutsertaannya dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Yayasan Tunas Karya. Bahkan, tekanan fisik dan mental sempat membuat nilainya berada di bawah KKM hingga memunculkan niat untuk berhenti dari dunia atlet.
“Ketika melihat nilai di bawah KKM, saya sempat ingin berhenti menjadi atlet Taekwondo dan fokus belajar saja. Akan tetapi, saya sangat berterima kasih kepada bapak dan ibu guru di SMP Santa Theresia yang sudah meyakinkan dan menguatkan saya untuk melanjutkan perjuangan ini,” kenangnya.
Di balik keberhasilannya, Jared menempatkan sang Ibu sebagai sosok paling berpengaruh. Ibunya tidak pernah lelah mengantar jemput latihan serta memastikan kebutuhan belajar, makan, dan istirahatnya tetap terpenuhi.
Untuk melepas penat di tengah ketatnya rutinitas, Jared memanfaatkan waktu luang dengan membaca komik edukatif sains, bermain game, menonton televisi, serta berdiskusi dengan teman-teman sekolahnya.
Kini, fokus Jared tertuju pada Kejuaraan Pelajar Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2027, dengan ambisi membawa Kota Pangkalpinang keluar sebagai juara umum.
Sebagai penutup, Jared menitipkan pesan berharga bagi rekan-rekan sejawatnya,
“Bangkit dan berjuanglah dengan berlatih secara rutin, baik di tempat latihan maupun di rumah. Terima semua nasihat pelatih agar latihan bermanfaat. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan, karena tanpa izin-Nya, tidak ada hal yang akan menjadi indah pada waktunya.” tutupnya.
Kontributor: Alexander
