Pangkalpinang, YTKNews.id — Memasuki hari kedua kegiatan Kokurikuler Kelas 7 SMP Santa Theresia, murid-murid mengikuti kegiatan bertema Musik Tradisional pada 13 Oktober lalu dengan penuh antusias. Dalam kegiatan ini, murid mulai merancang dan membuat alat musik hasil modifikasi yakni dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang telah mereka persiapkan dari rumah.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas murid, melatih kemampuan bekerja sama dalam kelompok, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna. Murid didorong untuk berpikir kreatif dalam menentukan bentuk alat musik, memilih bahan yang sesuai, serta menemukan cara agar barang-barang yang semula tidak terpakai dapat menghasilkan bunyi dan berfungsi sebagai alat musik.
Selama kegiatan berlangsung, setiap kelompok bekerja sama untuk merancang dan membuat alat musik sesuai dengan ide masing-masing. Mereka berdiskusi, membagi tugas, mencoba berbagai cara, dan saling membantu agar alat musik yang dibuat dapat berfungsi dengan baik. Proses ini menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar menghargai pendapat teman, menyelesaikan tantangan bersama, dan bertanggung jawab terhadap tugas kelompok.

Setelah proses pembuatan selesai, murid melanjutkan kegiatan dengan melakukan uji coba kelayakan alat musik yang telah dirancang. Setiap kelompok juga diarahkan untuk menyiapkan materi presentasi yang mencakup nama alat musik, bahan-bahan yang digunakan, langkah-langkah pembuatan, cara memainkan, serta fungsi alat musik tersebut.
Melalui persiapan presentasi ini, murid tidak hanya dituntut untuk menghasilkan sebuah karya, tetapi juga memahami dan mampu menjelaskan proses di balik karya yang mereka buat. Dengan demikian, kegiatan ini turut melatih kemampuan berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan mempertanggungjawabkan hasil kerja kelompok.
Pada akhir kegiatan, murid melaksanakan refleksi untuk melihat kembali pengalaman belajar yang telah mereka jalani. Melalui refleksi tersebut, murid diajak menyadari hal-hal yang telah dipelajari, tantangan yang dihadapi, serta pentingnya kreativitas dan kerja sama dalam menghasilkan sebuah karya.
Kegiatan Kokurikuler hari kedua ini menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi murid kelas VII SMP Santa Theresia. Melalui pembuatan alat musik dari barang bekas, murid belajar bahwa kreativitas dapat mengubah benda sederhana menjadi karya yang bermanfaat. Lebih dari sekadar menghasilkan alat musik, kegiatan ini juga menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta keberanian untuk menyampaikan ide dan menjelaskan hasil karya. Diharapkan, pengalaman ini dapat mendorong murid untuk terus berinovasi dan menghargai potensi benda-benda sederhana di sekitar mereka.
Kontributor: Findi Xaverius
