Tanjung Balai Karimun, YTKNews.id — Suasana penuh semangat, kreativitas, dan kebersamaan terasa di lingkungan SMA Santo Yusup Tanjung Balai Karimun pada Selasa, 6 Januari 2026. Seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII mengikuti kegiatan Aksi Tiga Raja yang dilanjutkan dengan Open Class, sebuah momentum berharga untuk menumbuhkan iman, karakter, serta kreativitas siswa.
Kegiatan diawali dengan Aksi Tiga Raja yang terinspirasi dari kisah tiga orang majus dari Timur yang membawa persembahan kepada bayi Yesus. Kisah ini diangkat sebagai simbol iman, pengorbanan, dan kasih. Melalui aksi tersebut, para siswa diajak untuk meneladani nilai ketulusan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama. Beragam aksi nyata ditampilkan, mulai dari kegiatan kepedulian sosial hingga refleksi iman yang dikemas secara kreatif dan menyentuh.

Usai Aksi Tiga Raja, kegiatan dilanjutkan dengan Open Class yang menjadi ajang unjuk kreativitas dan inovasi pembelajaran dari masing-masing kelas. Setiap kelas menampilkan konsep pembelajaran yang menarik dengan pendekatan interaktif, edukatif, dan komunikatif. Dalam kesempatan ini, siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, serta keberanian dalam menyampaikan ide dan gagasan di depan umum.
Open Class tidak hanya menjadi sarana pembelajaran alternatif, tetapi juga menjadi wadah untuk menampilkan potensi dan bakat siswa di berbagai bidang. Kreativitas dalam dekorasi kelas, metode penyampaian materi, hingga penampilan pendukung menjadi daya tarik tersendiri yang membuat suasana sekolah semakin hidup dan inspiratif.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan partisipasi aktif seluruh siswa serta guru yang terlibat dalam kegiatan ini. Melalui Aksi Tiga Raja dan Open Class, diharapkan nilai-nilai karakter Kristiani semakin tertanam, kebersamaan antarwarga sekolah semakin kuat, serta semangat untuk terus aktif, kreatif, dan berprestasi semakin berkembang.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMA Santo Yusup Tanjung Balai Karimun kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, iman, serta keterampilan abad ke-21 bagi para peserta didik. (Tri)
Penulis: Gracia Veronica Siregar, S.Pd.
