Home » Mengapa Laut Indonesia Tetap Aman? Siswa SMA Santo Yusup Mendapat Jawabannya dari Bea Cukai

Mengapa Laut Indonesia Tetap Aman? Siswa SMA Santo Yusup Mendapat Jawabannya dari Bea Cukai

oleh SMA SANTO YUSUF

Tanjung Balai Karimun, YTKNews.id __ SMA Santo Yusup kembali menghadirkan kegiatan edukatif bagi para peserta didiknya melalui Sosialisasi Peran Bea Cukai dan Kapal Patroli sebagai Garda Terdepan Pengawasan Laut yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya pengawasan wilayah perairan Indonesia serta peran strategis Bea Cukai dalam menjaga kedaulatan negara.

Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Kepala SMA Santo Yusup, Devi Rosianna Simamora, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada pihak Bea Cukai yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para peserta didik. Beliau berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa tentang berbagai profesi yang berperan penting dalam menjaga keamanan dan perekonomian negara.

“Dengan mengikuti sosialisasi ini, kami berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga semakin mencintai tanah air dan memahami pentingnya peran setiap warga negara dalam menjaga Indonesia,” ungkap beliau.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ibu Susanti selaku perwakilan dari Bea Cukai. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan instansi pemerintah dalam mendukung tugas pengawasan terhadap berbagai aktivitas di wilayah perairan Indonesia.

Materi utama kemudian disampaikan oleh Bapak Lius Hutapea dari Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun. Dengan penyampaian yang menarik dan interaktif, beliau menjelaskan berbagai tugas dan fungsi Bea Cukai, khususnya dalam melakukan pengawasan terhadap barang-barang yang keluar dan masuk wilayah Indonesia.

Para peserta didik juga diperkenalkan dengan peran penting kapal patroli Bea Cukai yang menjadi garda terdepan dalam menjaga perairan Indonesia dari berbagai pelanggaran, seperti penyelundupan barang ilegal, perdagangan barang tanpa dokumen resmi, serta berbagai aktivitas yang dapat merugikan negara.

Melalui berbagai contoh kasus dan pengalaman di lapangan, para siswa mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan yang dihadapi petugas Bea Cukai dalam menjalankan tugasnya. Tidak hanya itu, mereka juga diajak untuk memahami pentingnya integritas, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan profesi sebagai aparatur negara.

Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dengan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menambah wawasan tentang dunia kepabeanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Indonesia. Di akhir sesi ada Quis Kahoot yang menambah smangat para peserta didik untuk menjadi pemenang dalam kegiatan ini dan membawa hadiah dari pihak Bea dan Cukai sendiri.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMA Santo Yusup kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata. Diharapkan para peserta didik dapat mengambil inspirasi dari materi yang disampaikan serta semakin termotivasi untuk menjadi generasi muda yang berpengetahuan, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.***

Penulis : Sri Nova Gressi Situmorang, S.Pd

Anda mungkin juga suka