Pangkalpinang, YTKNews.id – Puluhan guru sekolah dasar (SD) di Kota Pangkalpinang mengikuti Diseminasi Bahan Ajar Kurikulum Muatan Lokal Jenjang SD di SD Negeri 48 Pangkalpinang, 12–13 Agustus 2026. Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang tersebut menjadi ajang bagi para guru untuk mengenal dan membedah buku muatan lokal berjudul “Sejarah, Budaya, dan Tradisi Pangkalpinang.”
Buku tersebut disusun oleh Tim Liget yang beranggotakan guru-guru muatan lokal di Kota Pangkalpinang. Buku ini direncanakan digunakan sebagai bahan ajar mata pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah dan akan didistribusikan melalui Penerbit Erlangga.
Penyusunan buku disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan sekolah. Materinya dibagi menjadi tiga fase pembelajaran, yaitu Fase A yang membahas Kota Pangkalpinang, Fase B tentang Bangka, dan Fase C mengenai Belitung.
Berbagai situs sejarah dan kebudayaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut disajikan dalam buku tersebut. Materinya antara lain Makam Belanda Kerkhof, bangunan sekolah bersejarah, makanan khas daerah, permainan tradisional bakiak panjang dan sembilun, berbagai jenis tarian, serta cerita rakyat asal-usul Pulau Kapal.
Salah satu peserta, Agatha, mengapresiasi kehadiran buku tersebut. Menurutnya, buku itu memberikan pengetahuan mengenai sejumlah tempat bersejarah dan kebudayaan yang ada di Pangkalpinang.
“Saya jadi tahu berbagai tempat yang ternyata bersejarah di Kota Pangkalpinang, walau ada beberapa kebudayaan yang ditambahkan dari daerah luar Pangkalpinang. Bukunya sangat menarik karena belum banyak buku seperti ini diedarkan di sekolah-sekolah di Pangkalpinang,” ujar Agatha.
Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, para guru diharapkan dapat memahami materi dalam buku muatan lokal yang memuat sejarah, tradisi, dan warisan budaya Bangka Belitung. Buku ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran untuk membantu siswa mengenal dan memahami kebudayaan daerah.
Kontributor: Henny Risnawaty
