Sungailiat, YTKNews.id – Langkah tegap dan dentuman drum yang berpadu apik mengiringi debut perdana drumband Gita Tunas Harmoni dari SD Maria Goretti pada Rabu (19/8/2026). Penampilan ini terasa istimewa karena menjadi kali pertama drumband tersebut tampil kembali sejak terakhir kali mengudara pada 2019, setelah vakum beberapa tahun. Penampilan yang dinantikan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang telah menjadi agenda tahunan di Sungailiat.
Sebanyak 55 murid dari kelas 3 hingga kelas 6 tampil membawakan barisan yang rapi dan penuh semangat, hasil tempaan tiga pelatih handal, yakni Itje Isnawati Putri, Bagas Subekti, dan Fira Sagita. Bagai mengasah permata hingga berkilau, latihan demi latihan dijalani dengan semakin intens dalam beberapa hari terakhir untuk mematangkan setiap gerak dan irama. Yang membuat penampilan ini semakin berkesan, seluruh rangkaian drumband justru berlangsung pada siang hari, ketika matahari bersinar terik tepat di atas kepala. Terik yang menyengat kulit dan aspal yang memantulkan hawa panas tak menyurutkan semangat para murid untuk tetap melangkah tegak dan memainkan alunan musik dengan penuh percaya diri. Alhasil, para murid mampu menuntaskan rute hingga garis finish dengan gemilang. Meski peluh dan raut lelah tak bisa disembunyikan, senyum bahagia serta rasa bangga memancar kuat dari wajah anak-anak atas pencapaian luar biasa ini.
Namun, di balik gemerlap penampilan tersebut, tersimpan kisah yang tak kalah menyentuh, yakni tentang dukungan dan kolaborasi antara guru dan orang tua yang bahu-membahu bagai dua sayap yang menopang satu burung agar mampu terbang tinggi. Sejak pukul 06.00 pagi, ketika embun masih menggantung dan sebagian orang masih terlelap dalam mimpi, sejumlah orang tua dan guru SD Maria Goretti telah hadir untuk merias wajah para peserta.
Tak hanya soal rias wajah, dukungan luar biasa dari para orang tua juga terlihat dari kehadiran dan perhatian mereka sejak proses latihan hingga hari pelaksanaan. Sinergi antara guru dan orang tua ini menunjukkan bahwa keberhasilan murid tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh dukungan lingkungan sekitar mereka.
Penampilan drumband Gita Tunas Harmoni kali ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang kuat antara sekolah, pelatih, dan orang tua mampu melahirkan karya serta prestasi yang membanggakan. Guru menyiapkan bekal latihan, orang tua menyiapkan bekal hati dan tenaga, sementara anak-anak menyiapkan bekal semangat, tiga unsur yang bertaut erat bagai benang yang dirajut menjadi kain yang kokoh. Sinergi inilah yang menjadi fondasi utama di balik suksesnya penampilan perdana Gita Tunas Harmoni.
Menanggapi pencapaian ini, Kepala Sekolah SD Maria Goretti, Revita Andy Hapsari, S.Pd., menyampaikan rasa bangga sekaligus haru yang mendalam. “Kami sangat bangga melihat perjuangan anak-anak hari ini. Semua ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari seluruh pihak, terutama para orang tua yang rela mengorbankan waktu dan tenaga sejak pagi buta demi mendampingi putra-putri mereka,” ujarnya.
Debut ini pun menjadi torehan tinta emas bagi SD Maria Goretti, sekaligus menandai babak baru dalam pengembangan bakat seni musik dan kedisiplinan murid yang tumbuh berkat kolaborasi solid antara sekolah, guru, dan orang tua yang bersatu padu demi masa depan anak-anak yang gemilang.
Kontributor: Ida Hastuti, S.Pd.
