Pangkalpinang, YTKNews.id — Masih dalam rangkaian perayaan hari ulang tahun ke-75, SMP Santa Theresia Pangkalpinang menggelar turnamen e-sport Mobile Legends dan Free Fire. Kompetisi yang berlangsung meriah ini diikuti oleh para pelajar jenjang SD dan SMP sederajat, baik dari Kota Pangkalpinang maupun luar daerah.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Pada cabang Mobile Legends, tercatat sebanyak 13 tim jenjang SD dan 29 tim jenjang SMP bertanding pada 26–30 September 2026. Sementara itu, cabang Free Fire yang digelar pada 30 September diikuti oleh 35 tim.
Pertandingan Mobile Legends berlangsung sengit dengan dukungan penuh dari para penonton yang memadati lokasi acara. Pada jenjang SD, SD Santa Theresia II berhasil meraih juara pertama, disusul SD Kalam Kudus di posisi kedua dan SD Santa Theresia I di posisi ketiga. Sementara itu, pada jenjang SMP, tuan rumah mendominasi pertandingan setelah SMP Santa Theresia memborong juara pertama dan kedua, sedangkan juara ketiga diraih oleh SMPN 7 Pangkalpinang.
Di sisi lain, kejutan terjadi pada cabang Free Fire karena podium juara didominasi oleh sekolah dari luar Kota Pangkalpinang. Juara pertama diraih oleh SMPN 1 Kelapa, juara kedua oleh SMP Muhammadiyah Toboali, dan juara ketiga oleh SMPN 9 Pangkalpinang.
M. Fatir Brizain, salah satu anggota tim juara dari SMPN 1 Kelapa, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen ini dan berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan.
“Event e-sport, khususnya Free Fire untuk tingkat sekolah, sangat jarang diadakan selain GYC. Karena itu, walaupun jarak dari Kabupaten Bangka Barat ke Kota Pangkalpinang cukup jauh, kami tetap antusias datang untuk bertanding,” ujar Fatir.
Koordinator Lomba E-Sport, Florensius, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengubah stigma negatif masyarakat terhadap permainan gim. Menurutnya, e-sport yang terarah dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa.
“E-sport tidak hanya tentang hal negatif atau membuat anak kecanduan. Di sini, mereka belajar bekerja sama, bersikap sportif, dan melakukan yang terbaik dalam tim. Saat ini, e-sport yang terarah dan terkendali bahkan bisa membawa anak menuju masa depan yang lebih baik, salah satunya melalui peluang beasiswa pendidikan hingga ratusan juta rupiah, seperti yang ditawarkan Garena melalui ajang Garena Youth Championship,” pungkasnya.
Kontributor: Kevin
