Home » Di Balik Ombak Tanjung Pesona: Perjalanan Spiritual Guru dan Karyawan SD Santa Agnes Menemukan Esensi Cinta

Di Balik Ombak Tanjung Pesona: Perjalanan Spiritual Guru dan Karyawan SD Santa Agnes Menemukan Esensi Cinta

oleh Kordianus Nodin

Belinyu, YtkNews.id – Deburan ombak Pantai Tanjung Pesona menjadi saksi bisu perjalanan spiritual yang mendalam bagi guru dan karyawan SD Santa Agnes. Di tengah keindahan alam yang mempesona, mereka menjalani rekoleksi dengan tema “Dipanggil Menjadi Pribadi yang Mencintai,” sebuah momen refleksi untuk menelisik makna panggilan sebagai pendidik dan pelayan.

Anselmia Aleksa, S.Pd, Kepala Sekolah SD Santa Agnes, membuka kegiatan dengan harapan agar rekoleksi ini menjadi oase di tengah rutinitas padat. “Kita berkumpul di sini bukan sekadar untuk mengikuti program tahunan, tetapi untuk menemukan kembali esensi cinta yang menjadi landasan setiap tugas kita,” ujarnya dengan suara penuh harap.

Frater Heri Ransius Sihombing, dengan kharisma dan kebijaksanaannya, membimbing para peserta dalam perjalanan spiritual yang menyentuh hati. Mengawali sesi dengan kutipan Kitab Kejadian dan Keluaran, ia mengajak para pendidik untuk merenungkan panggilan Abraham dan Musa, serta relevansinya dengan panggilan mereka sebagai guru.

“Panggilan bukanlah sekadar tugas, tetapi anugerah dari Tuhan,” tutur Frater Heri. “Kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang mencintai, bukan hanya dalam kata-kata, tetapi dalam setiap tindakan.”

Ruang pertemuan hotel berubah menjadi ruang refleksi yang intim, di mana para peserta berbagi pengalaman dan pergumulan. Air mata haru dan senyum kelegaan bercampur menjadi satu, menciptakan atmosfer kebersamaan yang mendalam.

Sesi refleksi di akhir materi menjadi titik puncak, di mana setiap peserta merenungkan pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang bagaimana mereka dapat mengungkapkan cinta Tuhan, sesama, dan makhluk ciptaan lainnya. Jawaban-jawaban yang mengalir penuh dengan kejujuran dan kerentanan, membuka ruang bagi pertumbuhan pribadi dan kolektif.

Ice breaking yang kreatif dan penuh tawa menjadi jembatan untuk membangun keakraban, mencairkan suasana, dan menciptakan kenangan indah. Wisata rohani di sekitar Pantai Tanjung Pesona menjadi kesempatan untuk merenungkan kebesaran Tuhan di tengah keindahan alam, serta memperkuat ikatan antarpeserta.

Rekoleksi ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi sebuah perjalanan transformatif yang meninggalkan jejak mendalam di hati setiap peserta. Mereka pulang dengan hati yang penuh cinta, semangat yang diperbarui, dan komitmen yang diperkuat untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Di balik ombak Tanjung Pesona, mereka menemukan esensi cinta yang akan mereka bawa dalam setiap langkah pelayanan mereka di SD Santa Agnes.

Reporter: Humas SD Santa Agnes

Anda mungkin juga suka