Home » Literasi Lingkungan SMP Santa Theresia: Menanam Harapan, Menumbuhkan Kepedulian

Literasi Lingkungan SMP Santa Theresia: Menanam Harapan, Menumbuhkan Kepedulian

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id – Murid kelas IX SMP Santa Theresia mengikuti kegiatan Proyek Literasi Lingkungan dengan menanam berbagai tanaman hias di lingkungan sekolah pada 3 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran Mata Pelajaran Literasi yang diterapkan bagi peserta didik kelas IX.

Pembelajaran literasi dalam kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mendorong murid untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan di sekitar mereka, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup.

Melalui kegiatan menanam, para murid diajak belajar secara langsung mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam, mengenal berbagai jenis tanaman, memahami cara merawatnya, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Menanam bukan sekadar aktivitas memindahkan tanaman ke media tanam, melainkan menjadi proses pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata.

Dengan demikian, materi yang dipelajari di dalam kelas dapat dirasakan dan dipraktikkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut diharapkan membuat proses belajar menjadi lebih bermakna bagi para murid.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Stefani Indah, Koordinator Perpustakaan SMP Santa Theresia, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran literasi yang kontekstual dan bermakna. Melalui proyek tersebut, para murid diharapkan semakin memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun kebiasaan untuk menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan sekolah sebagai rumah belajar bersama.

Salah seorang murid kelas IX mengungkapkan bahwa kegiatan menanam memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Ia tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung melalui praktik di lapangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya merawat tanaman sekaligus menyadari bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab setiap orang.

Sementara itu, Stefani Indah berharap kegiatan literasi lingkungan tidak berhenti sebagai sebuah proyek pembelajaran, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan yang diterapkan para murid dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap setiap tanaman yang ditanam hari ini menjadi simbol tumbuhnya karakter peduli lingkungan pada diri anak-anak. Semoga mereka tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga belajar mencintai, menjaga, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan di mana pun mereka berada,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, SMP Santa Theresia terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan relevan dengan kehidupan nyata. Literasi tidak lagi dipandang sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi bekal bagi peserta didik untuk berpikir kritis, berkolaborasi, memecahkan persoalan, serta mengambil bagian dalam memberikan solusi bagi lingkungan dan masyarakat.

Setiap tanaman yang ditanam menjadi lebih dari sekadar penghias lingkungan sekolah. Tanaman itu menjadi simbol harapan bahwa dari proses belajar yang sederhana dapat tumbuh karakter, kepedulian, dan tanggung jawab untuk merawat rumah bersama.

Kontributor: Findi Xaverius

 

Anda mungkin juga suka