Pangkalpinang, YTKNews.id — Siswa-siswi SMP Santo Paulus menjadi sorotan dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 26 Agustus lalu. Acara ini berlangsung di Aula BPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kompleks Perkantoran dan Permukiman Terpadu, Jalan Pulau Bangka, Air Itam, Pangkalpinang. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca serta membentuk generasi pemelajar yang reflektif, cerdas, dan selektif. Sebanyak 10 siswa dari SMP Santo Paulus yang didampingi guru Bahasa Indonesia, Sry Rejeki Sinaga,S.Pd, mengikuti pelatihan ini.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh 20 SMP se-Kota Pangkalpinang ini siswa SMP Santo Paulus tampil antusias dalam mempraktikkan teknik membaca cepat, yaitu scanning dan skimming. Teknik scanning melibatkan pencarian informasi spesifik dalam teks dengan cepat, seperti menemukan nama, tanggal, atau fakta tertentu, tanpa membaca seluruh isi secara mendetail. Sementara itu, teknik skimming berfokus pada pemahaman inti atau gagasan utama teks dengan membaca sekilas, seperti melihat judul, subjudul, atau kalimat awal paragraf. Kedua teknik ini membantu siswa memahami bacaan secara efektif dan efisien. Mereka juga berlatih metode screening guna meningkatkan kemampuan menyerap informasi dengan cepat.
Literasi memainkan peran penting dalam perkembangan siswa SMP. Kemampuan membaca yang baik membantu siswa memahami pelajaran dengan lebih baik, meningkatkan kosa kata, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Membaca juga memperluas wawasan, meningkatkan empati, dan mendukung prestasi akademik dengan memberikan akses ke berbagai informasi dan pengetahuan. Kegiatan ini menyoroti pentingnya literasi dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan selektif dalam memilih informasi.
Kegiatan ini juga membahas pengaruh rendahnya minat baca di kalangan anak-anak serta manfaat membaca untuk pengembangan diri. Sry Rejeki Sinaga, menyampaikan harapannya agar siswa-siswinya dapat terus mengembangkan kemampuan dan minat baca mereka.
“Kami berharap anak-anak, terutama siswa SMP Santo Paulus, dapat termotivasi untuk menjadi pembaca yang kritis dan cerdas,” ujarnya.
Yosef, salah satu siswa SMP Santo Paulus, mengungkapkan kegembiraannya.
“Kami sangat senang bisa belajar teknik scanning dan skimming. Ini membantu kami memahami bacaan lebih cepat dan mudah,” ucapnya dengan antusias.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memajukan literasi di kalangan siswa SMP Santo Paulus dan pelajar lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan harapan menciptakan generasi yang gemar membaca, berpikir kritis, dan mampu menyaring informasi dengan bijak.
Kontributor: Benediktus Edi