Home » “Caritas et Memoria Aeterna”: Meneladani Kasih Santo Yosef SMA Santo Yosef Pangkalpinang Gelar Kunjungan Penuh Makna ke Rumah Guru dan Karyawan Purna Bakti

“Caritas et Memoria Aeterna”: Meneladani Kasih Santo Yosef SMA Santo Yosef Pangkalpinang Gelar Kunjungan Penuh Makna ke Rumah Guru dan Karyawan Purna Bakti

oleh Lukas Mileniawan

Pangkalpinang, YTKNews.id – 18 Maret 2026, Dalam semangat iman dan penghormatan yang mendalam, keluarga besar SMA Santo Yosef Pangkalpinang menggelar kegiatan kunjungan kasih kepada para guru dan karyawan yang telah memasuki masa purna bakti, bertepatan dengan perayaan Pesta Nama pelindung sekolah, Santo Yosef
Mengusung nilai caritas (kasih), memoria (kenangan), dan gratitudo (syukur), kegiatan ini menjadi wujud nyata dari penghargaan sekolah terhadap para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah mendedikasikan hidupnya dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat di SMA Santo Yosef Pangkalpinang.

Kunjungan ke Rumah Bapak Marcelinus Supartono

Kunjungan ke rumah Ibu Jeo Widarti

Rombongan sekolah mengunjungi sejumlah tokoh purna bakti yang terdiri dari guru dan karyawan yang pernah mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Nama-nama tersebut bukan sekadar daftar administratif, melainkan bagian dari sejarah hidup sekolah mereka adalah saksi perjalanan panjang perkembangan institusi ini.
Kunjungan dilakukan secara langsung ke kediaman para purna bakti, menghadirkan suasana yang hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan. Dalam setiap rumah yang dikunjungi, rombongan disambut dengan senyuman tulus dan cerita-cerita penuh makna dari masa lalu. Percakapan yang terjalin tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang refleksi akan nilai pengabdian, ketulusan, dan dedikasi.

Kunjungan ke rumah Bapak R.Suhardi

Kunjungan ke rumah Bapak R.Suhardi

Bagaimana interaksi terjadi secara natural, duduk bersama di ruang tamu sederhana, berbincang santai, hingga momen kebersamaan yang diabadikan, yang diberikan bukan sekadar simbol materi, melainkan representasi dari rasa hormat dan terima kasih yang mendalam.
Semangat yang dihidupi dalam kegiatan ini sejalan dengan teladan Santo Yosef, yang dikenal sebagai pribadi yang setia, pekerja keras, rendah hati, dan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi utama dalam membangun budaya sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter, tutur Frans, S.Pd., M.M.

Kunjungan ke rumah Bapak Paulus Tugiman

Kunjungan ke rumah Ibu Rohana Buntaran

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, kunjungan ini memperlihatkan bahwa relasi dalam dunia pendidikan tidak berhenti ketika masa tugas berakhir. Justru, hubungan tersebut tetap terjaga dalam ikatan kekeluargaan yang erat. Para purna bakti tetap menjadi bagian penting dari identitas sekolah, sebagai sumber inspirasi bagi generasi penerus.
Kegiatan ini memiliki makna yang sangat dalam. “Kami datang bukan hanya untuk berkunjung, tetapi untuk belajar kembali tentang arti pengabdian dari para senior kami. Mereka adalah teladan nyata yang harus kami teruskan,” ujar Falentina Martini, Ketua Panitia

Kunjungan ke rumah Bapak Ery Ciptartoadi

Kunjungan ke rumah Bapak Djuk Pui

Perayaan Pesta Nama Santo Yosef tahun ini pun menjadi semakin bermakna, karena tidak hanya dirayakan melalui doa dan liturgi, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mencerminkan kasih dan penghargaan. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati tidak hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga tentang membangun relasi, nilai, dan warisan kehidupan.

Kunjungan ke rumah Bapak Stefanus Widada

Kunjungan ke rumah Bapak Gabriel Patrianto

Dengan semangat “Caritas et Memoria Aeterna” (Kasih dan Kenangan Abadi), SMA Santo Yosef Pangkalpinang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai kekeluargaan, menghormati jasa para pendahulu, dan melanjutkan warisan kebaikan bagi generasi yang akan datang.
Penulis : Lukas Mileniawan, S.Pd.

Anda mungkin juga suka