TANJUNG BALAI KARIMUN, YTKNEWS.ID – Puskesmas memberikan sosialisasi mengenai kesehatan jiwa kepada siswa SMA Santo Yusup, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan untuk mengenali kondisi kesehatan jiwa, mengelola emosi, melakukan relaksasi, serta memberikan dukungan awal kepada teman yang sedang menghadapi masalah.
Dalam sosialisasi tersebut, siswa diperkenalkan dengan sejumlah teknik sederhana untuk membantu mengelola kecemasan dan tekanan, salah satunya butterfly hug atau peluk kupu-kupu. Teknik ini dilakukan dengan menyilangkan kedua tangan di depan dada seperti memeluk diri sendiri sambil mengatur pernapasan secara perlahan. Cara tersebut dapat membantu seseorang merasa lebih tenang dan rileks.
Selain menjaga kesehatan jiwa diri sendiri, siswa juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap teman. Mereka diharapkan tidak menghakimi atau mengejek teman yang sedang menghadapi masalah, tetapi memberikan dukungan dan mengarahkannya kepada orang dewasa atau tenaga profesional yang dapat membantu.
Masa remaja merupakan periode yang penuh perubahan dan tantangan. Tekanan dalam belajar, pertemanan, keluarga, maupun persoalan pribadi dapat memengaruhi kondisi emosional. Karena itu, kemampuan mengenali dan menjaga kesehatan jiwa sejak dini menjadi hal penting bagi remaja.
Melalui kegiatan tersebut, SMA Santo Yusup mendorong siswa untuk memahami bahwa meminta bantuan ketika menghadapi masalah bukanlah tanda kelemahan. Berani bercerita dan mencari bantuan merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.
Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kesehatan jiwa. Dengan pengetahuan yang diperoleh, siswa diharapkan mampu menjaga diri, saling mendukung, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, peduli, serta positif.
Kontributor: Sri Nova Gressi Situmorang, S.Pd.
