Parittiga, YTKNews.id — SMP St. Hilarius Parittiga berhasil meraih peringkat pertama dalam hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Kabupaten Bangka Barat tahun ajaran 2025/2026. Sekolah ini menempati posisi teratas di antara seluruh SMP negeri dan swasta di Kabupaten Bangka Barat.
Berdasarkan data rekapitulasi hasil TKA, SMP St. Hilarius mencatatkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 61,38. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar sekolah dan mencerminkan hasil dari proses pembelajaran serta pendampingan yang dilakukan selama ini.
Prestasi tersebut semakin terlihat dari capaian pada masing-masing mata pelajaran. Dengan jumlah 63 peserta didik, SMP St. Hilarius meraih rerata skor 73,02 untuk Bahasa Indonesia dan 49,74 untuk Matematika.
Kepala SMP St. Hilarius, Hermanus Talar, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak.
“Saya sangat bahagia atas prestasi yang sangat membanggakan ini. Tentu saja ini merupakan prestasi banyak pihak, antara lain guru, siswa, dan orang tua yang mendukung anak-anak. Semoga dengan prestasi ini SMP St. Hilarius semakin dipercaya oleh masyarakat dan semakin banyak orang tua yang menitipkan putra-putrinya di sekolah kita. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan,” ujarnya.
Kebanggaan serupa turut dirasakan oleh para guru yang mendampingi siswa dalam mempersiapkan TKA. Guru Bahasa Indonesia, Haryono Arbie, mengungkapkan rasa syukur karena hasil yang diperoleh berhasil melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Jujur, saya merasa sangat bersyukur dan bangga. Angka 73,02 mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi saya angka itu punya cerita yang cukup panjang. Apalagi target awal yang kami tetapkan adalah 70. Jadi, ketika hasil akhirnya bisa melampaui target, ada rasa lega sekaligus bahagia karena usaha yang dilakukan bersama-sama ternyata memberikan hasil,” ungkap Haryono.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari proses belajar, latihan membaca, dan konsistensi yang dijalani para siswa selama masa persiapan.
Sementara itu, guru pembimbing Matematika, Doris Capah, menjelaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan siswa adalah proses pembelajaran dan latihan yang terarah.
“Ada rasa bangga tersendiri melihat usaha siswa. Metodenya adalah melakukan pendalaman pada beberapa materi yang menurut siswa masih kurang dipahami serta latihan soal menggunakan materi yang telah disesuaikan. Siswa juga mengikuti try out, sehingga mereka sudah memiliki gambaran mengenai TKA itu sendiri,” ujar Doris.
Melalui capaian ini, keluarga besar SMP St. Hilarius menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang konsisten, kerja keras siswa, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempertahankan semangat berprestasi pada masa mendatang.
Kontributor: Chris Bombo
