Sungailiat, YTKNews.id – Setetes darah yang disumbangkan hari ini bukan hanya sekadar angka statistik kemanusiaan, melainkan sebuah jembatan kehidupan bagi mereka yang membutuhkan. Semangat kepedulian inilah yang terasa begitu kental memenuhi ruang aula SD Maria Goretti, tatkala denyut nadi kebersamaan berdetak lebih kencang dalam perayaan istimewa penuh inspirasi.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Tunas Karya yang ke-68, komunitas sekolah Maria Goretti berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sukses menggelar aksi sosial donor darah pada Sabtu, 5 September 2026. Mengusung tema “Mewujudkan Layanan Pendidikan yang Adil dan Humanis”, kegiatan ini membuktikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan diajarkan bukan sekadar lewat teori di ruang kelas, tetapi diwujudkan secara nyata melalui aksi kepedulian sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Aksi kemanusiaan ini berhasil menyedot antusiasme yang luar biasa dari berbagai kalangan. Tercatat sebanyak 48 orang peserta antusias mendaftarkan diri, yang terdiri dari jajaran guru dan karyawan komunitas sekolah Maria Goretti, para orang tua siswa dari jenjang TK, SD, hingga SMP, bahkan turut menggandeng masyarakat sekitar. Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 35 orang dinyatakan lolos tahap skrining kesehatan dan sukses mendonorkan darahnya.
Menariknya, di balik angka tersebut, tersimpan cerita-cerita inspiratif dari para peserta. Banyak di antara mereka yang ternyata baru pertama kalinya merasakan pengalaman mendonorkan darah, bahkan ada yang secara spontan memberanikan diri ikut serta mendaftar tepat pada hari pelaksanaan.
“Kegiatan ini luar biasa karena merupakan pengalaman pertama dan berharap ke depannya semoga sering lagi melakukan kegiatan ini supaya orang tua bisa ikut serta,” ungkap Ibu Liliyana, salah satu orang tua siswa yang turut ambil bagian.
Semangat berbagi ini semakin dikuatkan oleh pernyataan Pak Endi Kamiapur, A.Ma.Pd.OR, yang saat ini bertugas di lingkungan DINDIKPORA Kab. Bangka Bidang Dikdas, sebagai salah satu peserta donor darah yang memaknai kegiatan mulia tersebut. Menurutnya, aksi ini memiliki dimensi ganda yang positif. “Setetes darahmu nyawa bagi mereka, tetapi juga bukan hanya tubuh sesama yang tertolong, baik juga untuk kesehatan pendonor,” ujarnya.
Suasana kegiatan donor darah kali ini juga dikemas dengan nuansa yang jauh dari kesan menegangkan. Panitia menghadirkan daya tarik spesial berupa pembagian doorprize yang meriah. Usai melakukan pendaftaran ulang, seluruh peserta langsung diberikan kesempatan untuk ikut mengambil doorprize. Hari itu, para peserta tidak hanya pulang membawa kepuasan batin karena menjadi berkat bagi sesama, tetapi juga diguyur “berkat” tambahan berupa hadiah langsung.
Puncak acara pun ditutup dengan kemeriahan yang tak kalah serunya. Sebanyak 18 doorprize menarik, seperti kipas angin, kompor gas, dan berbagai perabotan lainnya yang merupakan sumbangan dari pihak luar, sukses dibawa pulang oleh para peserta beruntung yang berhasil menyumbangkan darahnya.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Yayasan Tunas Karya melalui komunitas sekolah Maria Goretti kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai institusi pendidikan yang mencerdaskan, tetapi juga sebagai motor penggerak solidaritas kemanusiaan. Semoga semangat berbagi ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak orang di masa mendatang, menebar kebaikan tanpa batas demi sesama.
Kontributor: Dewi Susanti
