Pangkalpinang, YTKNews.id — SMP Santa Theresia mendapat kunjungan istimewa dari Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, S.E., yang juga merupakan istri Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Ir. Drs. H. Saparudin, M.T., Ph.D., pada 24 Agustus 2026 lalu. Dalam kunjungan tersebut, Hj. Susanti hadir bersama staf dan timnya serta disambut hangat oleh Kepala Sekolah, para guru dan karyawan, serta seluruh murid SMP Santa Theresia dengan Tari Sambut.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi SMP Santa Theresia yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Vlog POKJA III dalam rangka HKG-PKK Ke-54 Tahun 2026. Kepala SMP Santa Theresia, Lan Cen, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Hj. Susanti Saparudin bersama tim di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Hj. Susanti mengungkapkan rasa bangga terhadap seluruh warga SMP Santa Theresia, khususnya para murid yang mampu mengangkat isu lingkungan melalui media yang kreatif dan modern. Ia menilai, di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gadget yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak, para murid SMP Santa Theresia justru mampu menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan dan pengolahan sampah. “Kalian sudah mengedukasi masyarakat tentang pemilahan dan pengolahan sampah. Kalian telah memikirkan bagaimana caranya mengedukasi masyarakat dengan cara yang unik, luar biasa, dan modern,” ungkap Hj. Susanti dalam sambutannya.

Keakraban Hj. Susanti bersama para murid.
Sebagai bentuk apresiasi, Hj. Susanti secara langsung menyerahkan piala, sertifikat penghargaan, dan uang pembinaan kepada Kepala SMP Santa Theresia serta perwakilan murid yang terlibat dalam proses pembuatan video vlog. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi momen kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga sekolah sekaligus motivasi bagi para murid untuk terus berkarya dan berprestasi.
Usai penyerahan penghargaan, Hj. Susanti bersama rombongan melakukan peninjauan terhadap proses pemilahan dan pengelolaan sampah di lingkungan SMP Santa Theresia. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Perpustakaan Bijaksana SMP Santa Theresia, didampingi Kepala Sekolah, Lan Cen, S.Ag., dan Koordinator Perpustakaan, Stefani Indah. Di perpustakaan, Hj. Susanti mengunjungi etalase karya dan mengapresiasi berbagai kreativitas warga sekolah yang memanfaatkan barang bekas dan sampah menjadi karya yang memiliki nilai edukatif maupun estetis.

Hj. Susanti mengunjungi perpustakaan SMP St Theresia
Berbagai karya yang menarik perhatian antara lain pohon harapan, miniatur rumah adat dari stik es krim, tempat spidol dari limbah tutup botol, rangkaian bunga dari sampah plastik, kolase dari sampah plastik, hingga sampul buku hasil karya murid dalam kegiatan literasi yang memanfaatkan sampah rumah tangga. Beragam karya tersebut menunjukkan bahwa sampah tidak selalu berakhir sebagai limbah, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang bermakna melalui kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Melihat berbagai inovasi tersebut, Hj. Susanti menilai bahwa anak-anak SMP Santa Theresia memiliki potensi kreativitas dan inovasi yang sangat tinggi. Menurutnya, hal terpenting adalah bagaimana para murid memiliki kemauan untuk terus belajar, bertumbuh, dan berproses sehingga potensi tersebut dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.
Menutup kunjungannya, Hj. Susanti berpesan kepada seluruh murid SMP Santa Theresia agar terus berprestasi dan melakukan berbagai kegiatan positif dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak para murid untuk menjadikan kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah, sebagai bagian dari kehidupan yang bermanfaat serta menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya. “Tetaplah berprestasi dan berkarya dalam bidang apa pun. Jadikan setiap kegiatan yang kalian lakukan sebagai kegiatan yang bermanfaat dan teruslah menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya,” pesannya.
Kunjungan dan apresiasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi keluarga besar SMP Santa Theresia. Lebih dari sekadar menerima penghargaan, momen ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan, kreativitas, literasi, dan semangat berprestasi dapat berjalan bersama untuk membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan berprestasi.
Kontributor: Findi Xaverius
