Tanjung Balai Karimun, YTKNews.id – SMA Santo Yusup terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pendidik melalui kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh bapak dan ibu guru untuk belajar bersama, berbagi praktik baik, serta mengembangkan kemampuan dalam menghadapi tuntutan pendidikan di era digital.
Pertemuan pertama Komunitas Belajar SMA Santo Yusup dilaksanakan pada 3 September 2026 di lingkungan SMA Santo Yusup. Kegiatan tersebut dihadiri dan didampingi oleh Pengawas SMA Santo Yusup, Ibu Erladewi, S.Si., M.Pd., serta diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru SMA Santo Yusup.
Pada pertemuan perdana ini, Kombel mengangkat tema “Platform Rumah Pendidikan dan Analisis Hasil TKA”. Pembahasan tidak hanya berfokus pada pengenalan platform, tetapi juga diarahkan pada bagaimana guru dapat memanfaatkan berbagai media dan teknologi digital secara efektif untuk mendukung proses pembelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, para guru bersama-sama mengeksplorasi pemanfaatan Platform Rumah Pendidikan sebagai salah satu sarana digital yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran. Guru didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memilih dan memanfaatkan media digital yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tujuan pembelajaran.
Selain pemanfaatan media digital, pembahasan juga diarahkan pada Tes Kemampuan Akademik (TKA). Para guru melakukan analisis terhadap hasil TKA untuk melihat kemampuan peserta didik, mengidentifikasi aspek yang perlu diperkuat, serta menjadikannya sebagai bahan refleksi dalam meningkatkan proses pembelajaran.
Pembahasan TKA juga mencakup bagaimana guru menganalisis karakteristik soal dan menyusun soal TKA dengan memperhatikan ketentuan dan karakteristik yang berlaku. Dengan demikian, guru diharapkan mampu menghasilkan instrumen penilaian yang tidak hanya mengukur kemampuan mengingat, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir, memahami, menganalisis, dan memecahkan masalah.

Kegiatan berlangsung secara aktif dan interaktif. Para guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdiskusi, bertukar pengalaman, serta membahas berbagai kemungkinan penerapan teknologi dan asesmen dalam pembelajaran di kelas.
Kehadiran Ibu Erladewi, S.Si., M.Pd. turut memberikan penguatan dan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan. Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan ruang untuk melakukan refleksi sekaligus memperkaya wawasan mengenai perkembangan pembelajaran dan asesmen di satuan pendidikan.
Komunitas Belajar SMA Santo Yusup diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama yang berkelanjutan bagi para guru. Pelaksanaan setiap bulan menjadi kesempatan bagi seluruh pendidik untuk terus mengembangkan kompetensi, berbagi praktik baik, serta mencari solusi terhadap berbagai tantangan pembelajaran.
Melalui semangat belajar bersama, SMA Santo Yusup berupaya membangun budaya sekolah yang terus bertumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi digital dan penguatan kemampuan guru dalam memahami asesmen menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembelajaran yang semakin relevan, efektif, dan bermakna bagi peserta didik.
Dari ruang belajar guru, lahir pembelajaran yang lebih berkualitas untuk peserta didik.
Penulis : Gracia Veronica Siregar, S.Pd
