Home » Inovasi Digital dan Kolaborasi Semarakkan Hari Ketiga Kokurikuler Kelas IX SMP Santa Theresia

Inovasi Digital dan Kolaborasi Semarakkan Hari Ketiga Kokurikuler Kelas IX SMP Santa Theresia

oleh humas YTK

Pangkalpinang, YTKNews.id – Rangkaian kegiatan kokurikuler kelas 9 SMP Santa Theresia Pangkalpinang bertema Kearifan Lokal dengan topik “Merawat Warisan Rasa, Melestarikan Budaya Bangka Belitung” memasuki hari ketiga. Kegiatan yang dilakukan pada 14 Oktober ini, mengajak para murid untuk melangkah lebih jauh menuju pemanfaatan teknologi serta pemantapan aksi nyata.

Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dengan sesi perbaikan dan penyelesaian karya infografis serta dummy food yang telah dirancang sebelumnya. Memasuki pukul 09.20 hingga 11.20 WIB, suasana ruang kelas semakin interaktif saat para murid memasuki tahap pembuatan poster digital promosi makanan dan minuman khas Bangka Belitung. Setiap kelompok diberi kesempatan memanfaatkan gawai (maksimal 3 perangkat per kelompok) untuk memadukan dan menuangkan ide visual dan pesan promosi secara efektif dan menarik.

Salah seorang murid kelas 9C, Frandeon, mengungkapkan kesannya selama proses kreasi digital tersebut. Menurutnya, sesi ini memberikan pengalaman belajar yang berharga dalam mengasah keterampilan abad ke-21.

“Menurut saya, kegiatan membuat poster digital sangat menyenangkan dan bermanfaat karena dapat meningkatkan kreativitas serta kemampuan menggunakan teknologi. Saya bisa belajar memilih warna, gambar, dan tulisan yang menarik agar pesan dalam poster mudah dipahami,” ujar Frandeon.

Setelah istirahat kedua, kegiatan dilanjutkan pada pukul 11.40 hingga 13.00 WIB dengan agenda pemantapan aksi nyata memasak kuliner pilihan khas Bangka Belitung, sebelum akhirnya ditutup dengan sesi refleksi dan piket bersama hingga pukul 13.40 WIB.

Rangkaian kegiatan padat sepanjang hari ini meninggalkan kesan mendalam bagi para murid. Noah Vaniroiw, murid kelas 9B, mengungkapkan kegembiraannya dalam mengikuti alur pembelajaran hari ketiga ini.

“Hari ini jadi hari paling seru selama kokurikuler! Dari pagi kegiatannya padat tapi sama sekali nggak ngebosenin. Kita ada kerja kelompok, games edukatif yang bikin ngakak, sampai praktek langsung yang bikin semua anak aktif. Suasananya rame, saling bantu, dan banyak tawa. Biasanya belajar bikin ngantuk, tapi hari ini beda, semua terasa menyenangkan. Walaupun capek karena banyak gerak, tapi puas banget. Banyak pelajaran baru, banyak cerita seru, dan pastinya jadi pengalaman yang nggak bakal dilupain,” ungkap Noah penuh semangat.

Lebih lanjut, Noah juga menyampaikan refleksi mengenai nilai-nilai karakter yang berhasil ia hidupi sepanjang kegiatan berlangsung.

“Hari ini saya menghidupi beberapa nilai penting. Pertama kerja sama, karena mengerjakan proyek kelompok butuh saling bantu dan bagi tugas biar cepat selesai. Kedua tanggung jawab, saya berusaha menyelesaikan bagian saya tepat waktu. Ketiga toleransi, menghargai pendapat teman walau beda. Keempat kreatif, kami mencoba ide baru agar proyek menarik. Kelima disiplin dan gotong royong, menyelesaikan tugas tepat waktu dan saling support saat ada kesulitan. Semua nilai itu bikin kerja kelompok jadi kompak dan menyenangkan,” tambah Noah.

Dinamika positif dan antusiasme tinggi dari para murid mendapat apresiasi hangat dari Guru Pendamping, Finsensia Suprapti. Beliau menilai proses pembelajaran hari ini berhasil memadukan keterampilan, literasi digital, dan penguatan karakter murid secara seimbang.

“Melihat antusiasme dan keaktifan anak-anak sepanjang hari ini sungguh membanggakan. Mereka tidak hanya mampu mengeksplorasi teknologi secara bijak dalam pembuatan poster digital, tetapi juga menunjukkan kesiapan matang menjelang aksi nyata memasak. Nilai-nilai seperti gotong royong, tanggung jawab, dan saling menghargai yang mereka hidupi secara alami adalah muara utama dari kegiatan kokurikuler ini,” tutur Finsensia Suprapti.

Melalui perpaduan kreativitas digital, kerja tim yang solid, serta pemantapan persiapan memasak kuliner Bangka Belitung, hari ketiga kokurikuler kelas IX SMP Santa Theresia tidak hanya mengasah keterampilan para murid, tetapi juga makin memperkokoh karakter dan semangat kebersamaan di antara mereka.

Kontributor: Alexander

Anda mungkin juga suka