Home » TK St. Hilarius Meriahkan Paskah dan Hari Kartini

TK St. Hilarius Meriahkan Paskah dan Hari Kartini

oleh REPORTER St. HILARIUS

PARITTIGA, YTKNEWS.ID – Pada hari itu (Kamis, 25/04/2024), TK St. Hilarius mengadakan acara yang tak biasa dari tahun sebelumnya. Para guru, anak-anak bahkan orang tua mengenakan busana kebaya dan kostum unik lainnya. Ini adalah acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Paskah dan Kartini.

Ada beberapa kegiatan dan lomba yang telah dipersiapkan oleh guru dari jauh hari. Kegiatan pertama ialah mencari telur. Anak-anak datang ke sekolah dengan semangat yang luar biasa. “Ibu, saya mau cari telur yang banyak, supaya menjadi pemenang”, ucap Cliffton murid kelas KB. Anak-anak berlari kian kemari untuk mencari telur yang telah disembunyikan oleh guru.

Acara kedua yakni lomba fashion show untuk anak, dan menghias telur untuk orang tua. 39 anak yang berpartisipasi aktif dalam mengikuti lomba ini. Anak – anak mengenakan kostum daur ulang dan berlenggak-lenggok bak putri Indonesia di atas karpet merah. “Saya sangat senang dengan acara ini. Saya jarang menemukan acara seperti ini di sekolah lain. Bahkan untuk mendesain pakaian dari daur ulang pun papa Lia yang paling bersemangat. Sebagai orang tua, saya selalu mendukung kegiatan apapun yang akan dilaksanakan dari pihak sekolah. Saya berharap di tahun selanjutnya, acara ini selalu diadakan”, ujar Mama Cerelia salah satu orang tua KB.

Tak berhenti sampai disitu, sambil melihat peserta berlenggak-lenggok, orang tua sibuk untuk menghias telur. Orang tua menghias telur dengan penuh semangat, kreatif, dan saling kerja sama satu dengan yang lainnya. Telur yang awalnya berwarna coklat muda polos, kini berubah menjadi beragam bentuk dan warna. Ada yang berbentuk domba, lebah, angry bird, kelinci, ayam, dan lainnya.

Suster Felisitas Sihura, OSF, S. Pd, selaku kepala KB/TK St. Hilarius memberi komentar epik dan bersemangat. “Menurut saya untuk kegiatan hari ini sangat woww. Tidak menyangka sebegitu hebat dan supernya orang tua untuk menunjukkan seni membuat desain busana menggunakan barang daur ulang. Begitu apik dan menariknya, apalagi waktu dan durasi yang diberikan untuk persiapan itu bisa dikatakan sangat minim. Mereka sangat luar biasa dalam melakukannya. Para orang tua juga aktif menghias telur. Ide – ide orang tua anak-anak ini, sangat menginspirasi.  Itu juga menjadi inspirasi baru bagi saya. Dari mereka saya belajar bahwa, ketika ingin membuat sesuatu, diperlukan kerjasama, ketelitian penuh, dan cipta seni yang luar biasa. Saya berharap kegiatan yang menarik seperti ini, tetap diteruskan. Kerjasama melibatkan orang tua itu, dapat membangun hubungan yang erat antar kita warga sekolah”, demikian beliau menutup komentarnya.

Penulis: Agustina Dewi Trianti

Anda mungkin juga suka