Mentok, YTKNews.id – Dalam rangka mempererat kebersamaan dan membangun toleransi antar umat beragama, SMP Santa Maria mengadakan kegiatan “Buka Puasa Bersama” pada Selasa (18/3). Acara yang dihadiri oleh ratusan siswa, guru, staf, serta Komite Sekolah ini berlangsung di halaman sekolah dan menjadi kesempatan bagi seluruh warga sekolah untuk mendalami makna penghargaan terhadap sesama, terutama bagi teman-teman yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan 1446 Hijriah.
Kegiatan dimulai dengan Tausiyah yang dipimpin oleh Riko Zulkarnain, Pembina Bina Iman Islam. Tausiyah ini tidak hanya diikuti oleh siswa dari kelompok Bina Iman Islam, tetapi juga menarik perhatian seluruh siswa yang hadir. Tampak wajah-wajah antusias mendengarkan pesan-pesan dan nasihat yang disampaikan oleh 12 anak Bina Iman Islam yang diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman.
“Saya merasa sangat terinspirasi dengan pesan-pesan yang dibagikan oleh teman-teman dari Bina Iman Islam. Mereka mengajarkan kita pentingnya menghargai sesama dan menjalani hidup dengan penuh kasih,” ujar Oktavianus Kevin, Pustakawan SMP Santa Maria, yang turut hadir dan mengikuti acara tersebut.

Usai Tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan kumandang adzan dari Luky Des Kresna, seorang siswa yang juga menjadi bagian dari Bina Iman Islam, menandakan waktu berbuka puasa bagi umat Muslim. Acara dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah yang dipimpin oleh Pirlo Pranata, yang dilaksanakan di Ruang Lab IPA.
Setelah selesai shalat, seluruh peserta berkumpul di lapangan sekolah. Riko Zulkarnain bersama siswa dari kelompok Bina Iman Islam mengajak seluruh guru, staf, siswa, dan Komite Sekolah untuk duduk lesehan di atas karpet. Dengan suasana penuh keakraban, para guru membagikan makanan kepada semua yang hadir. Momen makan bersama ini dipenuhi canda tawa, mempererat tali persaudaraan antar warga sekolah.
“Kegiatan buka puasa bersama ini sangat luar biasa, saya merasa kita semua bisa saling menghargai dan menghormati perbedaan, sekaligus membangun rasa kebersamaan yang lebih kuat,” ungkap Riko Zulkarnain dengan semangat.
Letisia Pare, Kepala Sekolah SMP Santa Maria, juga memberikan tanggapan positif atas kegiatan ini. “Ini adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan dan toleransi yang selalu kami dorong di SMP Santa Maria. Kami ingin siswa-siswi belajar tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam menghargai keberagaman, yang merupakan nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat.”

Acara diakhiri dengan foto bersama dan kegiatan bersih-bersih, menandakan bahwa kebersamaan bukan hanya dalam makan bersama, tetapi juga dalam menjaga kebersihan dan keharmonisan lingkungan sekolah. Kegiatan ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.
SMP Santa Maria terus berkomitmen untuk membangun lingkungan yang penuh toleransi dan saling menghargai, serta menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan kebersamaan yang tidak mengenal perbedaan.
Penulis : Tarsisius
Foto : Vannesa