Home » Belajar Flubaroo Bersama di SMP Santa Theresia

Belajar Flubaroo Bersama di SMP Santa Theresia

oleh Marcelina Sandra

Pangkalpinang, YTKNews.id — Guna meningkatkan kualitas penilaian pada asesmen sumatif, para guru SMP Santa Theresia Pangkalpinang belajar bersama tentang pembobotan soal dan pengaplikasian aplikasi Flubaroo untuk menganalisis soal. Pembobotan dan analisis soal ini dilakukan sebagai dasar pemberian nilai dan evaluasi dari setiap asesmen sumatif yang diadakan oleh setiap guru mata pelajaran. Kegiatan belajar bersama ini diawali dengan pemaparan prinsip-prinsip dasar pembobotan soal dan langsung dilanjutkan dengan praktik penggunaan aplikasi Flubaroo.

Diikuti oleh seluruh guru mata pelajaran, kegiatan belajar bersama ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Sekolah, Lan Cen, S.Ag. Adapun penjelasan yang diberikan yakni pembobotan harus memperhatikan tingkat kesulitan soal, bentuk soal, dan tujuan pembelajaran. Proses pembobotan soal dirasa sangat perlu guna memastikan bahwa setiap soal memberikan kontribusi yang proporsional terhadap nilai akhir peserta didik.

Dari pembobotan yang tepat, para guru dapat mengukur berbagai tingkat kemampuan kognitif peserta didik yang dimulai dari pemahaman dasar hingga kemampuan analisis tingkat tinggi (HOTS). Dengan demikian, acuan pembobotan soal dapat dilihat dari tingkat kesulitan soal tersebut. Soal yang membutuhkan daya analisis dapat diberi bobot yang lebih tinggi dari pada soal yang lebih sederhana. Setelah pemaparan ini, para guru melanjutkan penentuan bobot dari soal-soal asesmen sumatif yang telah diujikan sebelumnya.

Setelah memahami tentang pembobotan soal, para guru kemudian dipandu untuk menggunakan aplikasi Flubaroo guna menganalisis soal-soal ASTS yang baru saja selesai diujikan kepada para peserta didik. Aplikasi Flubaroo merupakan fitur tambahan (addon) berbasis Google sheets yang sangat membantu guru dalam menganalisis soal. Salah satu fiturnya adalah mampu membantu guru untuk melihat soal yang terlalu mudah atau terlalu sulit dari analisis soal yang sering salah dijawab atau membingungkan para peserta didik.

“Dengan Flubaroo, saya menjadi lebih mudah mengatur pembobotan soal. Selain itu saya juga bisa membuat semacam rangkuman tentang kualitas soal dan performa para peserta didik. Dari rangkuman ini, saya dapat memperbaiki soal yang mungkin dirasa terlalu sulit atau bahkan terlalu gampang dan memberi saya gambaran untuk merancang pembelajaran yang lebih tepat kedepannya,” jelas Marcelina, salah satu guru matematika.

Dengan adanya kegiatan belajar bersama ini, diharapkan proses penilaian di SMP Santa Theresia menjadi lebih berkualitas. Dengan kata lain, hasil penilaian yang dilakukan para guru diharapkan benar-benar mencerminkan kemampuan para peserta didik. Ditambah lagi melalui rangkuman evaluasi soal, para guru dapat merancang pembelajaran yang lebih baik kedepannya.

“Kegiatan belajar bersama ini menjadi bukti komitmen SMP Santa Theresia dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami,” ungkap Lan Cen, S.Ag., selaku kepala sekolah. Beliau mengatakan bahwa sekolah sudah berencana untuk terus mengadakan pelatihan serupa secara berkala untuk memastikan bahwa para guru selalu up to date dengan perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan sehingga para guru pun mampu memberikan pelayanan pendidikan yang bermakna bagi para peserta didik.

Kontributor: Alexander

Anda mungkin juga suka