Home » Menjuntai Indah! Ini Dia Hasil Akhir Rekayasa Peserta Didik Kelas VII SMP Santa Theresia

Menjuntai Indah! Ini Dia Hasil Akhir Rekayasa Peserta Didik Kelas VII SMP Santa Theresia

oleh Marcelina Sandra

Pangkalpinang, YTKNews.id — Keseruan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Rekayasa dan Teknologi” untuk tahun pelajaran 2024/2025 memasuki babak akhir. Setelah beberapa hari dihabiskan berkutat dengan lilitan tali-talian, peserta didik kelas VII akhirnya sampai juga pada tahap finishing produk mereka. Pada hari terakhir P5 yang jatuh pada Jumat, 21 Maret ini, memang dirancang oleh Laoshi Andre dan rekan-rekan P5 kelas VII untuk menyelesaikan produk dan mulai proses penggantungan pot tanaman pada tempat-tempat yang menjadi sasaran vertical garden.

Peserta didik yang sudah dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil terlihat mulai sibuk menata dan menanam tanaman di dalam pot. Adapun pot yang digunakan untuk digantung di depan kelas adalah botol Le Minerale kemasan 5 liter sedangkan pot yang digunakan untuk digantung di tembok area lapangan olahraga adalah botol Pocari Sweat kemasan 2 liter. Botol-botol ini sudah jauh-jauh hari dipersiapkan oleh peserta didik bahkan sebelum P5 dimulai. Sedangkan untuk tanaman yang akan ditanam sudah diinfokan pada hari sebelumnya. Untuk tanaman yang dibawa sangat beragam. Namun, khusus untuk gantungan di depan kelas, peserta didik dianjurkan untuk membawa tanaman Krokot atau tanaman menjuntai sejenisnya. Hal ini dikarenakan adanya harapan agar Krokot yang ditanam dapat memperindah pekarangan depan kelas dengan untaian-untaiannya yang menjulur ke bawah gantungan.

Dalam kelompoknya, peserta didik saling berbagi tugas. Beberapa orang bertugas merapikan anyaman tali gantungan, sementara beberapa orang yang lain bertugas menanam tanaman di dalam botol yang sebelumnya sudah dibor oleh Laoshi Andre dan Pak Tet Bun, staff Tata Usaha SMP Santa Theresia. Tak ketinggalan tim Cleaning Service yang membantu pemasangan cantelan besi berbentuk huruf “S” di sepanjang atap teras depan kelas dan pemasangan paku di tembok area lapangan olahraga. Lalu ada para guru pendamping yang mengarahkan peserta didik cara menanam tanaman dan memberikan pengarahan agar setiap kelompok bertanggung jawab dengan tanaman yang ditanam.

Setelah selesai mempersiapkan tanaman, setiap kelompok diarahkan untuk mulai menggantung di depan kelas dibantu oleh Pak Kevin sedangkan untuk menggantung di area lapangan olahraga dibantu oleh Laoshi Andre dan tim Cleaning Service. Kegiatan P5 kali ini meninggalkan kesan yang beragam dibenak para peserta didik. Salah satunya kesan baik yang dibagikan oleh Michael, salah satu siswa kelas VII A.

“Sangat menyenangkan, karena saya bisa belajar hal baru bagaimana cara menanam tanaman dengan baik dan cara merawatnya agar tetap tumbuh. Lalu pada saat membuat tali sebenarnya saya tidak terlalu bisa, tetapi saya tetap mencoba karena memang hal tersebut adalah hal baru bagi saya. Jadi saya terus mencoba untuk membuat tali untuk menggantung pot sebisa mungkin. Saya juga dibantu dengan teman-teman sekelompok saya yang baik dan mau mengajarkan saya cara mengikatnya, serta ada guru-guru yang senantiasa membantu saya dan murid lain saat kita kesusahan dalam membuat atau mengikat talinya. Secara keseluruhan kegiatan ini sangat menyenangkan dan dapat menambah wawasan atau pengalaman baru kepada murid-murid,” jelasnya dengan penuh semangat.

Ada juga kesan lain yang agak menggelitik dari seorang siswi kelas VII D.

“Senang banget semuanya udah selesai. Walaupun pas lagi menanam ada rasa khawatir, karena takut mengotori seragam sekolah dan sepatu. Tapi amanlah semuanya,” ujar Velove.

“Semoga proses yang dilalui satu minggu ini menjadi pengalaman bermakna bagi peserta didik. Saya harap mereka dapat belajar untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memiliki rasa tanggung jawab dalam merawat tanaman yang sudah mereka tanam,” tutup Laoshi Andre, koordinator P5 kelas VII.

 

Kontributor: Theresia Feby P.

Anda mungkin juga suka