Home » Sebuah Mahkota Indah di Ujung Jalan Anak-Anak Alpha SD Yos Sudarso I Batam

Sebuah Mahkota Indah di Ujung Jalan Anak-Anak Alpha SD Yos Sudarso I Batam

oleh Redaktur Ytknews

Batam, YTKNews.id—Jujur saja, hari itu, Sabtu, 23 Mei 2026, langkah kaki saya terasa agak berat saat hendak memasuki Ballroom Hotel Radisson Sukajadi Batam. Sebagai perwakilan dari Pengurus Yayasan Tunas Karya (YTK), ada sedikit rasa tidak percaya diri yang menyelinap. SD Yos Sudarso I Batam Centre bukanlah sekolah biasa; ini adalah sekolah besar, tersohor, dan punya nama besar di Kota Batam. Ada ekspektasi tinggi yang menggantung di udara.

Namun, magis itu terjadi begitu pintu Ballroom terbuka.

Seketika, rasa minder saya hanyut, tenggelam dalam pusaran energi yang luar biasa. Saya disambut oleh gemuruh sukacita, empati, dan keluguan yang berbalut kecerdasan autentik dari anak-anak kelas VI. Di atas panggung itu, saya melihat sesuatu yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan perpisahan. Ada sebuah insight baru yang mengetuk hati saya: potensi seni dan secercah harapan spontan memancar dari pesona diri mereka. Ketika talenta-talenta itu berpadu, terciptalah sebuah pentas yang kaya akan rasa, sebuah simfoni tentang Art, Hope, and Joy.

Saya termenung dan bertanya-tanya, bagaimana pertunjukan seindah ini bisa tercipta?

Jawabannya ada pada kekuatan di balik layar. Ada rasa care dan perhatian yang luar biasa dari para orang tua murid. Melalui wadah panitia, mereka melebur menjadi satu, berkolaborasi tanpa sekat dengan pihak sekolah. Di sinilah saya melihat keunggulan nyata dari public relation sekolah dasar milik YTK ini. Hubungan yang harmonis menciptakan sesuatu yang fenomenal.

Ketika sang wali kelas mendekap seorang anak didiknya yang akan memasuki jenjang SMP

Melihat anak-anak itu menari, bernyanyi, dan berbicara di panggung, ingatan saya terlempar ke enam tahun lalu. Mereka adalah Generasi Alpha. Anak-anak yang memulai hari pertama sekolahnya bukan dengan jabat tangan hangat guru di gerbang sekolah, melainkan lewat layar gawai akibat pandemi Covid-19. Mereka tumbuh dalam keterbatasan.

Namun, perpisahan hari ini adalah sebuah anti-klimaks yang manis. Di SD Yos Sudarso I Batam, mereka tidak membiarkan pandemi mengunci potensi mereka. Mereka mengakhiri masa SD dengan pencapaian yang begitu indah. Tidak ada lagi anak-anak pemalu yang bersembunyi di balik masker. Yang ada adalah tunas-tunas bangsa yang fasih menyuarakan optimisme.

Tanpa perlu rekayasa visual atau alur cerita yang rumit, gestur humanis mereka di atas panggung adalah bukti nyata: karakter mereka telah bertumbuh dengan matang.

Finis Coronat Opus. Akhir itu benar-benar memahkotai seluruh jejak proses. Dan hari ini, mahkota itu berkilau begitu indahnya di kepala anak-anak kita. (sfn/foto : Angga)

ketika orangtua ikut bersukacita

Reporter : Stefan Kelen, Pr

Anda mungkin juga suka