Batam, YTKNews.id — Di bawah teduhnya bulan Mei yang suci, keheningan yang syahdu dan kedamaian yang mendalam menyelimuti pelataran Gua Maria Putri Sion, Paroki Malaikat Agung Gabriel, Tembesi.
Selama tiga hari berturut-turut, ratusan siswa-siswi SD Yos Sudarso II Batam melangkah bersama dalam sebuah perjalanan iman yang menyentuh kalbu. Kegiatan kokurikuler wisata rohani ini digelar secara khusus sebagai bentuk penghormatan luhur di bulan Maria, sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyerahkan hati mereka dalam dekapan kasih Sang Bunda.
Demi menjaga kekhidmatan di Gua Maria, perjalanan dibagi menjadi tiga gelombang. Hari pertama, Rabu, 20 Mei 2026, diawali oleh ketulusan siswa-siswi Fase C kelas 5, sementara kakak kelas 6 berjuang dalam riuh Ujian Sekolah.
Langkah suci ini dilanjutkan pada hari kedua oleh keceriaan penuh iman dari Fase B kelas 3 dan 4. Hingga akhirnya, pada Jumat, 22 Mei 2026, rangkaian ziarah ditutup dengan begitu manis oleh langkah-langkah kecil nan murni dari Fase A kelas 1 dan 2.
Anak-anak datang membawa sekeping hati yang hangat, penuh dengan untaian doa dan harapan yang tak bertepi. Di tangan-tangan mungil mereka, tergenggam rangkaian bunga-bunga indah yang mekar menawan, bersanding dengan sebatang lilin kecil yang siap menyala menjadi simbol terang iman.
Suasana seketika menggetarkan jiwa saat doa Rosario bersama mulai berkumandang. Di setiap helai peristiwa Rosario yang dilantunkan, terselip bait-bait permohonan yang jujur dari sanubari anak-anak. Dengan khusyuk dan air muka yang tenang, mereka menitipkan doa untuk orang tua, guru, serta impian-impian polos mereka ke langit tertinggi.
Ketika lilin-lilin kecil mulai dinyalakan di depan patung Bunda Maria, Cahaya nya yang temaram menari indah di antara hamparan bunga persembahan. Di titik itulah, SD Yos Sudarso II Batam berhasil menyiram akar spiritualitas anak-anak sejak dini.
Mereka pulang tidak hanya membawa cerita perjalanan, tetapi membawa jiwa yang dipenuhi damai, sukacita, dan keyakinan bahwa setiap air mata serta harapan mereka telah dipeluk erat oleh Sang Ibu Surgawi. ***

Kontributor : Valentine Ivon
