Mentok, YTKNews.id ─ Di sebuah ruang kelas sederhana di TK Santa Maria, tercipta sebuah kisah kecil yang sarat makna besar. Dengan tangan-tangan mungil yang menggenggam pensil warna, anak-anak dengan penuh semangat membuat kartu ucapan Idul Fitri, mereka sendiri menghiasnya dengan gambar, warna cerah, dan tulisan polos yang lahir dari hati. Setiap coretan bukan sekadar hiasan, melainkan ungkapan tulus tentang persahabatan. Mereka menuangkan imajinasi dan kasih sayang ke dalam kartu-kartu kecil itu.
Saat hari yang dinanti tiba, di tengah keceriaan dan kepolosan masa kanak-kanak, sebuah pemandangan menghangatkan hati terjadi di TK Santa Maria. Dengan senyum tulus dan langkah kecil penuh semangat, anak-anak dengan penuh kasih menyerahkan kartu ucapan Idul Fitri kepada teman-teman mereka yang beragama Islam.
Kartu-kartu sederhana itu bukan sekadar kertas berwarna, melainkan simbol persahabatan, toleransi, dan cinta yang tumbuh sejak dini. Di setiap goresan pensil warna dan tulisan tangan yang masih belajar rapi, tersimpan pesan indah tentang kebersamaan dalam perbedaan.

Momen ini menjadi bukti bahwa harmoni tidak mengenal usia. Dari ruang kelas kecil itu, anak-anak telah mengajarkan sebuah pelajaran besar: bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan jembatan untuk saling mengenal dan menyayangi.
Suasana pun terasa begitu hangat, seolah dunia menjadi tempat yang lebih damai, dimulai dari hati-hati kecil yang penuh ketulusan.
Kontributor : Ida Simangunsong
