Home » Ratusan Siswa Maria Goretti Turun ke Jalan di Hari Bumi Aksi Mereka Bikin Salut

Ratusan Siswa Maria Goretti Turun ke Jalan di Hari Bumi Aksi Mereka Bikin Salut

oleh fristytarigan

Sungailiat, YTKNews.id — Memperingati Hari Bumi setiap 22 April, Komunitas Sekolah Maria Goretti menunjukkan bahwa merawat bumi bukan sekadar wacana. Dalam rangkaian perayaan Paskah yang mencapai puncaknya pada Kamis, 23 April 2026, seluruh elemen sekolah bersatu dalam aksi nyata: pungut sampah dan kerja bakti, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini bukan hanya rutinitas bersih-bersih, melainkan gerakan bersama untuk menanamkan cinta terhadap Ibu Pertiwi sejak dini. Mulai dari jenjang TK hingga SMP, seluruh siswa terlibat aktif sesuai pembagian area. Siswa TK berfokus pada lingkungan sekolah mereka, siswa SD kelas 1–3 membersihkan area sekolah dan Taman Doa Kesusteran AK, sementara siswa SD kelas 4–6 bersama SMP kelas 7–9 bergerak dinamis menuju Taman Sari.

Dengan penuh semangat, para siswa membawa “alat perang” mereka—sapu, kantong plastik, dan sarung tangan. Khusus tim di Taman Sari, perjalanan dari sekolah menuju lokasi menjadi bagian dari perjuangan yang dijalani dengan sukacita.

Ketua panitia, Arief Pandu Prakoso Utomo, S.Pd., mengawali kegiatan dengan mengumpulkan seluruh peserta di lapangan SD Maria Goretti. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa aksi ini adalah misi bersama yang membutuhkan sinergi seluruh warga sekolah. “Kita bergerak bersama, memilah sampah dan membersihkan area yang telah ditentukan sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kepala SD Maria Goretti, Revita Andy Hapsari, S.Pd., menyampaikan, “Kegiatan hari ini sangat bermakna, terlebih dilaksanakan dalam semangat memperingati Hari Bumi. Anak-anak dari TK sampai SMP terlihat antusias dan mampu bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan Taman Sari. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Laudatosi yang mengajak kita semua untuk merawat bumi sebagai rumah bersama. Melalui aksi sederhana ini, siswa belajar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari hal kecil.”

Aksi TK saat kerja bakti

Ia menambahkan, “Harapannya semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi budaya baik yang terus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat momen tertentu. Untuk tingkat SD, diharapkan anak-anak semakin memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu menerapkan nilai-nilai Laudatosi dalam kehidupan sehari-hari—baik di sekolah maupun di rumah.”

Sementara itu, dari unit TK Maria Goretti, Christina Dwi Pusparini, S.Pd., menyatakan, “Saya merasa sangat bangga dan terharu melihat anak-anak TK yang dengan penuh semangat ikut serta dalam kegiatan memungut sampah dalam rangka peringatan Hari Bumi. Meskipun masih kecil, mereka sudah menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap lingkungan di sekitar mereka.”

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi pembelajaran nyata bagi anak-anak untuk bertanggung jawab, bekerja sama, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap alam sejak dini. “Dari langkah kecil ini, kita percaya akan tumbuh generasi yang peduli dan disiplin. Semoga semangat ini terus tertanam dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” tutupnya.

Semangat Laudato Si di Taman Sari

Setelah misi diselesaikan, seluruh siswa kembali ke unit masing-masing. Meski lelah, wajah-wajah mereka tetap memancarkan semangat dan kepuasan. Dari tangan-tangan kecil yang memungut sampah hari ini, tumbuh harapan besar untuk bumi yang lebih lestari di masa depan.

Reporter: Fristy Tarigan

Anda mungkin juga suka