Home » Murid SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang Tunjukkan Kebolehannya Berbahasa Mandarin di World Speech Day 2026

Murid SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang Tunjukkan Kebolehannya Berbahasa Mandarin di World Speech Day 2026

oleh SD Theresia

Pangkalpinang, YTKNews.id—Murid SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang “hadir tanpa raga” di balik layar, unjuk kebolehannya pada tanggal 15 Maret 2026 yang lalu dalam ajang World Speech Day 2026 (WSD) dengan tema “Speak As Global Citizen”. Bersama peserta dari jenjang SD bahkan jenjang yang lebih tinggi, 6 orang murid SD Santa Theresia 1 yang berasal dari kelas 5 dan 6 bersinergi bersama untuk menggali kemampuan yang dimiliki.

Kegiatan yang terlaksana secara virtual tersebut merupakan hasil kolaborasi Yayasan Tunas Karya dengan Virtual English Class, Young Indonesia Leader Speak serta Tunas Karya Agora Virtual Youth Club Indonesia. Dan ini menjadi agenda rutin yang sudah terselenggara dalam beberapa tahun terakhir.

Di sela-sela kesibukan proses belajar dan penilaian Sumatif Tengah Semester Genap (STS), para murid berlatih setelah pulang sekolah sebelum unjuk kebolehannya dalam ajang bergengsi tersebut.

Kali perdana sekolah turut antusias untuk mengirim beberapa murid dalam kegiatan ini, Lidiana Laoshi sebagai pendamping mengungkapkan bahwa beliau percaya anak-anak pasti bisa melakukannya dan mengajarkan mereka teknik membaca pidato yang benar, melatih keberanian untuk tampil serta siap menjadi generasi muda yang maju dalam berbahasa asing.

Salah satu perwakilan yang dikirim tampil memukau dengan pidato berbahasa Mandarin berjudul 小小心动,大大改变“xiao xiao xin dong, da da gai bian”­ yang berarti tindakan kecil membawa perubahan besar.

“Laoshi sangat puas anak-anak bisa lancar saat berpidato, karena beberapa dari mereka notabene merupakan anak-anak yang baru dalam dunia Mandarin”, tutur Lidiana, Guru Bahasa Mandarin SD Santa Theresia 1 Pangkalpinang.

Elena merupakan salah satu murid yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat excited namun sedikit grogi saat berpidato.

“Saya berharap melalui kegiatan ini Bahasa Mandarin saya semakin bagus, karena saya punya keinginan suatu saat bisa sekolah di Tiongkok. Semoga bisa ya bu, hehehe”, tambah Elena kelas 6C salah satu peserta WSD 2026.

Lidiana Laoshi juga sangat berharap agar para murid mau lebih giat belajar Bahasa Mandarin serta lebih mencintainya, karena jika benar-benar dipelajari maka akan muncul minat.

 

Kontributor: Roselina Butarbutar

Anda mungkin juga suka