MENTOK, YTKNEWS.ID– SMP Santa Maria Mentok kembali menunjukkan taringnya dalam bidang seni dan sastra. Dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Mentok yang digelar pada 5 Mei lalu, sekolah ini berhasil meraih berbagai posisi juara di berbagai cabang perlombaan.
Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata dari pembinaan bakat yang intensif di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil seleksi tersebut, para peraih Juara 1 dan Juara 2 dipastikan akan mewakili Kecamatan Mentok untuk berlaga di tingkat Kabupaten Bangka Barat pada 11 Mei mendatang.
Dominasi total diraih oleh Nola yang menyabet Juara 1 dan Meigi sebagai Juara 2 dari cabang mendongeng.
Sementara, cabang musik tradisional Tim yang beranggotakan Reynal, Yehezkiel, Agatha, Julianti, dan Cheyren berhasil meraih Juara 2.
Cabang musik ansambel campuran yang terdiri dari Naomi, Zevan, dan Bara sukses menempati posisi Juara 2. Cabang Menulis Cerita diraih oleh Felisha Lie dengan predikat Juara 3.
Pihak sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, termasuk Valencia, Vanessa, dan Michelle yang telah berjuang maksimal di bidang lomba masing-masing. Meskipun belum berhasil melaju ke babak selanjutnya, sekolah menekankan bahwa mereka tetap merupakan “bintang” yang telah memberikan dedikasi terbaik bagi sekolah.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pembinaan Bakat
Kepala Sekolah dan jajaran guru SMP Santa Maria Mentok menegaskan bahwa partisipasi dalam FLS3N ini bukan semata-mata mengejar piala. SMP Santa Maria memiliki visi untuk mengembangkan seluruh potensi dan talenta siswa secara berkelanjutan.

Nola Dwiyana Memperoleh Juara 1 dari Cabang Mendongeng
”Kami tidak hanya fokus pada prestasi di atas kertas atau sekadar menang lomba. Fokus utama kami adalah membina dan menyediakan wadah bagi seluruh bakat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Setiap siswa memiliki keunikan masing-masing, dan sekolah berkomitmen untuk terus mendukung proses kreatif mereka, bukan hanya saat ada kompetisi saja,” ujar Letisia Pare, Kepala SMP Santa Maria.
Kini, persiapan matang sedang dilakukan oleh para siswa yang lolos (Juara 1 dan 2) untuk menghadapi kompetisi tingkat Kabupaten.
Seluruh keluarga besar SMP Santa Maria Mentok memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar ananda Nola, Meigi, serta tim Musik Tradisional dan Ansambel Campuran dapat memberikan penampilan terbaik dan kembali mengharumkan nama sekolah dan Kecamatan Mentok di tingkat yang lebih tinggi.
Kontributor: Suwito
