Home » Cetak Sejarah Baru! Becak Bambu Karya Erylla Bellvania Fu Hantar SD Maria Goretti ke Podium FL3SN Kabupaten

Cetak Sejarah Baru! Becak Bambu Karya Erylla Bellvania Fu Hantar SD Maria Goretti ke Podium FL3SN Kabupaten

oleh fristytarigan

Sungailiat, YTKNews.id — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh SD Maria Goretti dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa dan Sastra Nasional (FL3SN) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2026 yang digelar pada 12- 13 Mei. Melalui tangan kreatif Erylla Bellvania Fu, siswi kelas 3, sekolah ini berhasil mencetak sejarah baru dengan meraih Juara 3 pada cabang lomba Seni Kriya.

Dalam kompetisi yang bertemakan “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” ini, Erylla menampilkan karya yang memukau para juri: sebuah miniatur mainan becak tradisional.

Karya ini dibuat dengan memanfaatkan material alam berupa bambu dan rotan. Pemilihan bahan ini sangat selaras dengan tema budaya yang diusung, mencerminkan keharmonisan antara kreativitas modern dan kearifan lokal. Ketelitian Erylla dalam merangkai bilah-bilah bambu menjadi kerangka becak yang kokoh menunjukkan ketelatenan luar biasa untuk anak seusianya.

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi keluarga besar SD Maria Goretti. Pada tahun-tahun sebelumnya, sekolah ini kerap mengirimkan perwakilannya hingga ke tingkat kabupaten pada cabang Seni Kriya, namun langkah mereka selalu terhenti sebelum mencapai posisi tiga besar.

Tahun 2026 menjadi momen “pecah telur” bagi SD Maria Goretti di ajang FL3SN Kabupaten. Meski baru pertama kali mengikuti perlombaan dan masih duduk di bangku kelas 3, Erylla Bellvania Fu tampil penuh percaya diri dan berhasil mencuri perhatian lewat karya becak bambunya. Perjalanan panjangnya dimulai dari seleksi tingkat gugus, berlanjut ke tingkat kecamatan, hingga akhirnya sukses mengukir nama di tingkat kabupaten.

Kepala SD Maria Goretti, Revita Andy Hapsari, S.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi yang harmonis.

“Prestasi yang diraih dalam lomba seni kriya ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara siswa, guru, dan orang tua. Siswa menunjukkan kreativitas, ketekunan, dan semangat belajar yang luar biasa dalam proses berkarya. Guru berperan aktif mendampingi, melatih, serta mengarahkan teknik dan pengembangan ide, sementara dukungan orang tua sangat terlihat melalui kesiapan dalam membantu menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan selama proses pembuatan karya,” ungkap Revita.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa ketika sekolah dan keluarga berjalan bersama, potensi anak dapat berkembang secara optimal. “Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus menggali bakat dan berani berkarya lebih baik lagi, sejalan dengan semangat Duc in Altum (Bertolaklah ke tempat yang dalam),” pungkasnya.

Dewi Susanti, selaku guru pembimbing sekaligus pembimbing ekskul Seni Kriya di SD Maria Goretti, juga mengungkapkan rasa bangganya.

“Saya sudah melihat bakat besar Erylla saat ia mengikuti ekskul. Meskipun masih kelas 3, saya berani mendorongnya ikut lomba karena ia memiliki ketekunan dan ketelatenan yang jarang dimiliki anak seusianya. Tentu, posisi ini bisa diraih berkat bakatnya serta dukungan penuh dan doa dari orang tuanya,” ujar pustakawati SD Maria Goretti itu.

Pihak sekolah menegaskan bahwa prestasi ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Sebaliknya, ini adalah momentum awal bagi bangkitnya semangat seni dan budaya di lingkungan SD Maria Goretti.

Sekolah berharap keberhasilan Erylla dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain untuk berani mengeksplorasi bakat mereka. SD Maria Goretti berkomitmen untuk terus mewadahi kreativitas siswa agar lahir talenta-talenta baru yang akan mengharumkan nama sekolah di masa depan.(fyt)

Kontributor : Tim Humas SD Maria Goretti & Dewi Susanti

Anda mungkin juga suka