Mentok,YTKNews.id– Kontingen seni dari SMP Santa Maria Mentok sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bangka Barat tahun 2026 yang digelar pada 11-13 Mei. Tidak tanggung-tanggung, sekolah ini berhasil membawa pulang empat trofi juara dari berbagai kategori bergengsi, membuktikan kualitas pembinaan bakat non-akademik yang luar biasa.
Dominasi di Cabang Mendongeng
Panggung utama FLS3N tahun ini seolah menjadi milik SMP Santa Maria, khususnya di cabang lomba Mendongeng. Nola Dwiyana tampil memukau dan berhasil dinobatkan sebagai Juara I. Membawakan cerita berjudul “Peri Umang-Umang dan Keluarga Nelayan”, Nola berhasil menghidupkan pesan moral tentang pelestarian laut dengan teknik bercerita yang sangat ekspresif.
Keberhasilan Nola semakin lengkap dengan prestasi Meigi Tendrawan yang sukses menyabet Juara II di kategori yang sama. Pencapaian “dua podium” ini menunjukkan bahwa SMP Santa Maria merupakan pusat pembinaan seni tutur yang sangat unggul di wilayah Mentok dan sekitarnya.
Prestasi di Bidang Musik Tradisional dan Ansambel
Tak hanya unggul di bidang sastra, talenta musikalitas siswa-siswi SMP Santa Maria juga bersinar terang. Pada kategori Musik Tradisional, tim yang terdiri dari Reynald, Yehezkiel, Agatha Christie, Julianti, dan Cheyren berhasil meraih Juara II. Kelompok ini dipuji karena keharmonisan dalam memainkan instrumen tradisional yang dipadukan dengan aransemen modern yang segar.
Kejayaan di bidang musik berlanjut pada kategori Musik Ansambel. Trio berbakat, Naomi, Zevan, dan Ksatria Bara, juga sukses mempersembahkan trofi Juara II. Kekompakan dan teknik permainan alat musik mereka berhasil memikat hati para dewan juri.
Harapan Menuju Tingkat Provinsi
Kepala Sekolah dan guru pembimbing SMP Santa Maria Mentok menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas kerja keras seluruh siswa. Prestasi ini dianggap sebagai buah dari disiplin tinggi dalam latihan yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

Nola, Guru Pembimbing, Meigi, borong podium juara cabang mendongeng berkompetisi bersama 10 utusan terbaik masing-masing kecamatan
Sebagai pemenang utama, Nola Dwiyana akan melaju mewakili Kabupaten Bangka Barat ke tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Juni 2026 mendatang. Sekolah pun berkomitmen untuk terus mendampingi persiapan Nola serta memberikan apresiasi kepada seluruh pemenang lainnya yang telah mengharumkan nama SMP Santa Maria.
”Ini adalah kemenangan bersama. Mulai dari seni tutur hingga musik, anak-anak kita telah membuktikan bahwa kreativitas adalah identitas SMP Santa Maria Mentok. Kami mohon doa restu agar Nola bisa memberikan yang terbaik di tingkat provinsi nanti,” pungkas pihak sekolah.
Data Juara SMP Santa Maria Mentok di FLS3N 2026:
Juara I Mendongeng: Nola Dwiyana (Mewakili Kabupaten ke Tingkat Provinsi)
Juara II Mendongeng: Meigi Tendrawan
Juara II Musik Tradisional: Reynald, Yehezkiel, Agatha Christie, Julianti, & Cheyren
Juara II Musik Ansambel: Naomi, Zevan, & Ksatria Bara.

Bersama para guru yang menghadiri penutupan FLS3N Bangka Barat
Kontributor: Suwito
