Home » Sinergi Tingkatkan Mutu, SMP Santo Yosef Sambut Kunjungan Dindikpora Bangka

Sinergi Tingkatkan Mutu, SMP Santo Yosef Sambut Kunjungan Dindikpora Bangka

oleh Tarsisius Ramto Idong

Belinyu, YTKNews.id – Suasana SMP Santo Yosef Belinyu tampak sedikit berbeda pada Rabu, 15 Mei 2026. Di tengah persiapan mengakhiri semester tahun pelajaran 2025/2026, sekolah ini menerima kunjungan kerja dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan agenda penting untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga melalui pemeriksaan mendalam terhadap perangkat administrasi guru.
Selama kurang lebih satu jam, ruang kelas dialihfungsikan menjadi pusat diskusi dan evaluasi. Lima orang pengawas dari Dindikpora tampak teliti memeriksa satu per satu dokumen administratif yang telah disiapkan oleh para tenaga pendidik.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah dan seluruh jajaran guru ini berlangsung dengan suasana yang hangat namun tetap profesional. Fokus utama pemeriksaan ini adalah memastikan bahwa setiap guru memiliki instrumen perencanaan yang matang sebelum berdiri di depan kelas.


Dalam arahannya, Drs. Amran, perwakilan dari Dindikpora Bangka, menekankan bahwa administrasi bukanlah sekadar tumpukan kertas formalitas. Menurutnya, perangkat administrasi yang baik adalah fondasi utama agar Proses Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) bisa berjalan efektif.
“Perangkat administrasi yang tertata adalah cerminan dari kesiapan guru. Jika administrasinya baik, maka penyampaian materi di kelas pun akan terukur dan sistematis,” ujar Drs. Amran.
Tak hanya soal dokumen, beliau juga memberikan pesan menyentuh mengenai etika mendidik di era digital. Menanggapi maraknya kasus kekerasan guru terhadap murid yang sering viral di media sosial, Drs. Amran meminta para guru di SMP Santo Yosef untuk lebih bijak.
“Guru harus mengambil keputusan yang tepat dan benar dalam mendidik. Jangan sampai ada tindakan kasar. Di era keterbukaan informasi ini, pendekatan kasih dan kesabaran jauh lebih efektif daripada kekerasan,” tambahnya tegas.
Kepala SMP Santo Yosef, Marcelinus E. S., menyambut baik evaluasi dan masukan yang diberikan oleh tim pengawas. Ia menganggap kunjungan ini sebagai momentum untuk melakukan refleksi internal bagi seluruh staf pengajar.
“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dari tim Dindikpora. Bagi kami, tertib administrasi adalah bagian dari integritas profesi. Masukan mengenai cara mendidik yang humanis juga menjadi pengingat bagi kami semua untuk terus menjadi teladan yang baik bagi siswa-siswi,” ungkap Marcelinus.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk terus memajukan pendidikan di wilayah Belinyu. Dengan administrasi yang rapi dan pendekatan mendidik yang tepat, SMP Santo Yosef optimis dapat menutup tahun pelajaran 2025/2026 dengan prestasi yang membanggakan serta karakter siswa yang unggul.

Anda mungkin juga suka